LEBAK KONTAK BANTEN — Operasi pencarian terhadap seorang wisatawan yang dilaporkan tenggelam di Pantai Goa Langir, Sawarna, Kabupaten Lebak, hingga hari ketiga pelaksanaan Operasi SAR masih belum membuahkan hasil, Senin (19/1/2026).
Tim SAR gabungan yang dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, pada hari ketiga ini masih melakukan pencarian korban terseret ombak Pantai Goa Langir, Sawarna, atas nama Salman Abdul Latif (20), warga Cipinang Asem RT 14/04, Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.
Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwiyanto mengatakan, di hari ketiga ini pencarian difokuskan disl sekitar lokasi awal korban hilang di Pantai Goa Langir, dengan titik koordinat 106°17’28.69” BT dan 06°58’36.16” LS. Korban hingga saat ini masih dalam status Dalam Pencarian (DP).
“Pada pelaksanaan SAR hari ketiga, Tim SAR gabungan membagi area pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Untuk SRU 1 melaksanakan pencarian di laut menggunakan kapal nelayan dengan pola crepping seluas 12,2 nautical mile (Nm) dan jarak antar lintasan 0,5 Nm,” kata Rizky melalui rilis yang diterima, Senin (19/1/2026)
Ia mengungkapkan, untuk SRU 2 melakukan penyisiran darat sejauh 5 kilometer ke arah timur dan 5 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian perkara (LKP).
“Sementara itu, SRU 3 melaksanakan pencarian melalui udara menggunakan drone dengan cakupan area seluas 1 Nm,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan pencarian sejak pagi hari, Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 17.00 WIB dengan hasil pencarian masih nihil.
“Operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan esok harinya pada Selasa, 20 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WIB,” ungkapnya.
Ia menambahkan, unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini antara lain unit siaga SAR Lebak, TNI AL Binuangeun, Balawista Sawarna, pengelola wisata Pantai Goa Langir, unsur kecamatan dan desa setempat, Babinsa, Polsek Bayah, serta komunitas relawan Madur Rescuer.
“Adapun kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan hujan, yang turut menjadi tantangan dalam proses pencarian,” ucapnya.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat, serta mematuhi arahan petugas keselamatan di lokasi wisata.







0 comments:
Post a Comment