RANGKASBITUNG KONTAK BANTEN – Jalan berlubang di sejumlah titik kota Rangkasbitung menjadi keluhan utama para pengendara setiap hari. Kondisi ini membuat perjalanan terasa penuh risiko, kurang nyaman, dan cukup membahayakan, karena jalan tersebut yang merupakan jalan Nasional berfungsi sebagai jalur lintas penghubung antar daerah.
Deni Tarudin, Salah seorang sopir pikap yang yang setiap hari mengangkut panga mengatakan, bahwa kondisi jalan yang banyak berlubang membuatnya tidak nyaman. Bahkan, as mobilnya patah akibat terperosok lubang yang tergenang air hujan di jalan Baypass Soekarno Hatta.
“Saya kita cuma genangan saja, ternyata lubang yang cukup dalam, sehingga as mobil bagian belakang patah,” kata Deni, kepada BantenEkspres, Jumat 23 Januari 2026.
Deni mengimbau, kepada pengguna jalan, harus lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan untuk menghindari lubang serta mencegah terjadinya kecelakaan dan kerusakan kendaraan.
“Kurang nyaman karena kondisi jalan banyak yang berlubang, sehingga kita harus lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan untuk menghindari lubang dan terhindar dari kecelakaan,” ujarnya.
“Selain jalannya yang berlubang, banyak air yang menggenang. Kalau misalnya kita tidak hati-hati dapat membahayakan jiwa,” paparnya.
Lanjut dia, Jalan Nasional di Lebak ini, merupakan jalan lintas yang menjadi penghubung antar wilayah ini juga memiliki peran penting bagi aktivitas warga. Kondisi jalan yang rusak dikhawatirkan berdampak pada kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.







0 comments:
Post a Comment