Salah seorang pedagang ayam, Andi, mengatakan harga sebelumnya masih berada di angka Rp35 ribu per kilogram. Namun secara bertahap naik menjadi Rp38 ribu hingga akhirnya menyentuh Rp40 ribu. “Harga daging ayam sekarang Rp40 ribu per kilogram. Kenaikannya baru tiga hari. Sebelumnya Rp35 ribu, naik ke Rp38 ribu, sekarang Rp40 ribu,” ujar Andi saat ditemui di lapaknya, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, kenaikan dipicu meningkatnya permintaan menjelang puasa serta berkurangnya pasokan dari distributor. “Selain karena menjelang puasa, pasokan juga sedang sedikit,” katanya. Kenaikan harga tersebut berdampak pada penurunan omzet. Daya beli masyarakat disebut ikut melemah seiring harga yang terus merangkak naik.
“Omzet menurun. Biasanya pembeli ambil 4 kilogram, sekarang paling 3 kilogram karena harganya mahal,” ucapnya. Andi memprediksi harga masih berpotensi naik hingga mendekati Lebaran, bahkan bisa mencapai Rp45 ribu per kilogram. Ia berharap harga segera stabil agar pedagang dan pembeli tidak sama-sama terbebani.
“Harapannya bisa turun lagi supaya pembeli tidak keberatan dan pedagang juga tetap bisa jualan,” tuturnya. Kondisi serupa terjadi pada daging kerbau. Pedagang lainnya, Mulyadi, mengaku stok di pasaran saat ini kosong, sementara harga sudah melambung di kisaran Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram. “Stok kosong. Harga sekarang Rp170 ribu sampai Rp180 ribu per kilogram,” ujarnya.
Ia menyebut, kenaikan juga terjadi dalam tiga hari terakhir dan membuat omzetnya turun drastis. “Biasanya bisa jual 50 kilogram, sekarang paling 10 kilogram. Walaupun mahal, tetap jualan demi menjaga langganan,” katanya. Mulyadi berharap harga kembali stabil seperti kondisi normal di kisaran Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram. “Kalau sekarang sangat memberatkan konsumen,” ucapnya.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Lebak, Yani, membenarkan adanya kenaikan harga daging menjelang Ramadan akibat pasokan yang menipis. Pihaknya terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi pasar. “Kenaikan terjadi karena pasokan menipis menjelang puasa. Untuk memastikan kondisi, kami terus melakukan pemantauan,” ujarnya.







0 comments:
Post a Comment