Terkhusus di tengah masyarakat Sunda, ada beberapa tradisi yang dilakukan untuk menyambut bulan suci Ramadhan.
“Ada sekitar 50 nasi boks
yang kita bagikan kepada tukang becak, tukang parkir, tukang sapu, dan
profesi lainnya yang ada di sekitaan pasar Rangkasbitung hingga ke
Alun-Alun. Kegiatan kali ini berangkat dari hasil iuran anggota GRTW Banten sekaligus merawat tradisi sunda yakni
munggahan,” lanjutnya.
Disisi lain Ahmad Junaedi Seaku Angggota Senior menjelaskan, dengan berlangsungnya kegiatan berbagi ini semoga dapat mendidik anggota GRTW pada khususnya untuk lebih peka terhadap realitas sosial yang terjadi di tempat sekitarnya agar lebih menanamkan rasa kepeduliannya terlebih menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
- Silaturahmi dan Maaf-maafan: Menjadi wadah bagi warga, tetangga, dan saudara untuk saling memaafkan agar hati bersih sebelum memulai ibadah puasa.
- Makan Bersama (Botram): Masyarakat berkumpul untuk menikmati hidangan khas seperti sayur asem, ikan, dan lalapan secara kolektif.
- Ziarah Kubur: Mengunjungi makam keluarga dan leluhur untuk mendoakan pengampunan dosa.
- Pembersihan Diri: Melakukan ritual pembersihan atau mandi khusus (sering disebut keramas atau padusan di wilayah tertentu) sebagai simbol kesucian fisik Peran Komunitas dalam PelestarianMeskipun detail spesifik agenda tahun 2026 untuk GRTW Banten dan Kontak Banten belum dipublikasikan secara luas secara digital, peran komunitas seperti mereka dalam "merawat tradisi" biasanya mencakup:
- Pengorganisasian Acara Publik: Menggelar acara makan bersama atau tausiyah yang melibatkan ratusan hingga ribuan warga, serupa dengan yang rutin diadakan di Alun-alun Menes, Pandeglang.
- Edukasi Nilai Budaya: Menyebarkan pesan moral bahwa tradisi ini bukan sekadar pesta makan, melainkan instrumen untuk memperkuat kerukunan antarwarga.
- Sinergi Pemerintah dan Masyarakat: Sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Banten dalam menjaga kearifan lokal seperti Debus dan Pencak Silat, Munggahan dipandang sebagai warisan leluhur yang sarat makna spiritual










0 comments:
Post a Comment