Tim media KontakBanten berkesempatan mewawancarai langsung jajaran manajemen RSUD Banten usai pengumuman penghargaan tersebut. Dalam kesempatan itu, pihak rumah sakit menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Banten, Bapak Andra Soni, Bapak Wakil Gubernur Ahmad Dimyati Natakusuma, Bapak Sekda, serta Ibu Inspektur Provinsi Banten atas bimbingan dan dorongan yang luar biasa,” ujar pimpinan RSUD Banten saat ditemui di ruang kerjanya.
Menurutnya, predikat Menuju WBK bukanlah hasil instan. Perjalanan panjang selama kurang lebih enam tahun menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya integritas di lingkungan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Banten tersebut.
Enam Tahun Transformasi
Dalam wawancara tersebut dijelaskan bahwa upaya menuju Zona Integritas dimulai dari pembentukan area perubahan yang terstruktur. RSUD Banten kemudian melakukan pembenahan pada tata laksana organisasi, peningkatan akuntabilitas kinerja, penguatan sumber daya manusia, hingga sistem pengawasan internal yang lebih ketat.
Namun, yang paling ditekankan adalah komitmen moral.
“Yang paling utama adalah keteladanan. Kami membangun budaya untuk tidak melakukan korupsi. Integritas harus dimulai dari pimpinan dan menular ke seluruh lini pelayanan,” ungkapnya.
Selain itu, RSUD Banten juga mempercepat digitalisasi layanan kesehatan. Transformasi digital dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan transparansi dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat.
“Dengan digitalisasi, pelayanan menjadi lebih cepat, lebih mudah diakses, dan lebih akuntabel,” tambahnya.
Indikator Kepuasan Meningkat
Hasil dari berbagai pembenahan tersebut mulai terlihat dalam survei kepuasan masyarakat. Berdasarkan data internal, nilai survei kepuasan pelanggan RSUD Banten beberapa kali mencapai angka 88, yang masuk kategori sangat baik.
Tak hanya itu, penilaian publik melalui Google Review juga menunjukkan tren positif dengan rating 4,4 hingga 4,5 bintang.
“Kami tentu belum puas. Target kami ke depan adalah mempertahankan capaian ini dan meningkatkannya hingga bintang lima,” ujarnya optimistis.
Menuju WBBM
Predikat Menuju WBK menjadi langkah awal bagi RSUD Banten untuk naik ke tahap berikutnya, yakni Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Pihak manajemen berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan internal, tetapi juga menjadi motivasi bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lain di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten untuk meraih predikat serupa.
“Kami ingin capaian ini menjadi pelecut semangat, bukan hanya untuk kami, tetapi juga untuk OPD lainnya. Zona Integritas harus menjadi budaya bersama,” tegasnya.
Di akhir wawancara, manajemen RSUD Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, tenaga administrasi, dan jajaran pelayanan yang telah bekerja keras menjaga kualitas layanan.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar RSUD Banten. Tanpa kerja sama dan komitmen bersama, kita tidak mungkin sampai di titik ini.”
Dengan penghargaan tersebut, RSUD Banten menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan berintegritas bagi masyarakat Banten.







0 comments:
Post a Comment