< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pemkab Serang Butuh 5000 Hektar Lahan Pertanian Jagung

Kamis, 05 Januari 2017 | Kamis, Januari 05, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-05T12:15:51Z
Serang-Pemerintah Kabupaten Serang membutuhkan pinjaman lahan pertanian untuk ditanam jagung seluas 5000 hektar dari perusahaan-perusahaan yang belum termanfaatkan. Hal itu dilakukan selain untuk memenuhi kebutuhan perusahaan pakan ternak lokal, juga ingin menjadikan Kabupaten Serang sebagai sentra produksi jagung.Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, bahwa dari target tanam jagung seluas lima ribu hektar, saat ini pihaknya baru memenuhi seluas 4.800 hektar lahan yang digarap oleh kelompok tani. Luas lahan tersebut tersebar di beberapa kecamatan wilayah Kabupaten Serang yang diantaranya Kecamatan Kopo dan Jawilan.“Di lahan yang ada sekarang ini, jagung-nya sekarang sudah siap panen, cuma memang kita ingin panen-nya tidak serentak. Penanaman jagung ini semata-mata untuk memenuhi perusahaan pakan ternak, dan juga kita punya obsesi kabupaten serang mejadi sentral jagung,” kata Pandji saat ditemui usai rapat paripurna DPRD, kemarin.Dikatakan Pandji, meski target lahan pertanian jagung ini masih kurang sedikit lagi yang belum tercapai, pihaknya berharap para petani terus berusaha secara maksimal. Karena kata dia Pemkab Serang saat ini sudah memfasilitasi petani untuk menjual hasil panenya ke perusahaan Agro Serang Berkah anak perusahaan dari BUMD Kabupaten Serang PT Serang Berkah Mandiri. “Agro Serang Berkah adalah perusahaan penyanggah petani jagung pada perusahaan pakan,” ujarnyaMenurutnya, jagung yang sudah di jual para petani, kemudian di olah kembali oleh Agro Serang Berkah menjadi jagung pipilan dengan kadar air di bawah 15 persen. Setelah proses itu selesai, kemudian di jual ke perusahaan pakan ternak. Dimana satu kilo di hargai Rp3.700  sampai Rp3.900 perkilogram. “Saat bukan musim panen, perusahaan paka ternak berani membeli dengan harga Rp4500 perkilogram,” ujarnya.Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Srame I Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Amin mengungkkan, bahwa saat ini kelompoknya sedang menggarap tanam jagung di luas lahan 17 hektare dan baru akan di panen pada Feberuari 2017. “Awalnya hanya menggarap 10 hekate sekarang bertambah 7 hektare,” ujarnya.Diakui Amin, pertanian jagung ini jika diolah dengan baik memang sangat menguntungkan, apalagi saat kebutuhan jagung sedang melonjak tinggi.”Saya biasa menjual hasil panen ke perusahaan seharga Rp3500 perkilo. Ya lumayan lah, tapi sekarang saya membutuhkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Serang berupa alat jemur dan gudang untuk menyimpa hasil panen,” imbuhnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update