< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Empat Kecamatan di Kabupaten Lebak Terendam Banjir

Kamis, 09 Februari 2017 | Kamis, Februari 09, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-09T08:50:17Z
 
Lebak-Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menyebabkan sejumlah sungai meluap. Akibatnya empat kecamatan di Lebak dilanda banjir.“Kami belum melakukan pendataan, karena hujan masih berlangsung dan warga masih terkepung banjir,” kata Camat Endi Suhendi saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Kamis (9/2/2017).Banjir di Kecamatan Leuwidamar akibat luapan Sungai Cisimeut setelah dilanda hujan sejak Rabu (8/2) malam. Saat ini, hujan masih berlangsung dan beberapa desa di wilayahnya itu terendam banjir. Banjir terparah terjadi di Desa Jayanti, Parahiyangan dan Cisimeut.Endi mengatakan tim evakuasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak sudah terjun di lapangan.Petugas BPBD terus melakukan evakuasi di lokasi-lokasi perkampungan yang dilanda banjir.Kebanyakan warga yang terkena banjir berada di bantaran daerah aliran sungai. Diperkirakan ketinggian air banjir antara 2,0-2,5 meter.“Kami terus berkoordinasi dengan instansi lain untuk penanganan banjir itu,” katanya.Menurut dia, banjir yang menerjang perkampungan di Kecamatan Leuwidamar itu sekitar pukul 06.00 WIB hingga kini belum surut.Apalagi, hujan intensitas deras dan sedang hingga kini masih berlangsung dan kemungkinan banjir terus meluas.Masyarakat yang rumahnya tergenang banjir diharapkan untuk sementara tinggal di tempat yang lebih aman.“Kami berharap sore ini banjir segera surut dan warga bisa kembali ke rumah,” katanya.Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan banjir menerjang empat kecamatan yakni Leuwidamar, Cijaku, Gunungkencana dan Banjarsari.Saat ini, petugas evakuasi sedang berada di lapangan untuk melakukan evakuasi juga pendataan.Namun, instansi ini belum bisa memberikan jumlah keterangan rumah warga yang terendam banjir maupun korban jiwa.“Kami mengosentrasikan pertolongan evakuasi untuk mengurangi resiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material yang lebih besar,” jelasnya. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update