< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Korupsi Mengancam Sendi Kebangsaan

Wednesday, 1 February 2017 | Wednesday, February 01, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-02T03:07:15Z
Serang-Korp Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Kohati) cabang Pandeglang menggelar seminar "Merawat Indonesia dan Keindonesian, di Gedung MUI Pandeglang, Selasa (31/1/2017). Dalam seminar itu, dibahas tentang ancaman korupsi dalam sendi-sendi kebangsaan. Acara itu menghadirkan Wakil rektor (Warek) III Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) Banten Ali Nurdin, dosen Fakultas Agama Unma Banten, Amas Tajjudin, dan dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten, Eka Julaeha. "Dengan tindakan korupsi jelas menyengsarakan rakyat. Sebab, yang seharusnya mendapatkan pembangunan dan kesejahteraan ternyata masyarakat itu tidak. Sehingga tindakan tersebut mengancam sendi-sendi kebangsaan," kata Ali Nurdin.Dalam menyikapi hal tersebut, menurut dia, peran generasi muda sangat penting dan juga kerja sama dari semua unsur masyarakat. Apalagi, kata dia, saat ini setiap desa mendapatkan bantuan anggaran yang besar dari pusat. Apabila tidak dilakukan dengan baik, kata dia, akan banyak kepala desa(kades) yang akan terjerat korupsi. "Saat tiap desa rata-rata mendapatkan bantuan miliaran, sehingga apabila itu tidak dikelola dengan baik akan menjadi bumerang dan akan banyak kepala desa yang bermasalah dengan hukum," ucapnya. Hal hampir senada dikatakan Amas Tajjudin. Dalam melakukan pencegahan kosrupsi, menurut dia, juga harus dilakukan dengan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebab, orang yang beragama tidak akan melakukan hal-hal yang dilarang oleh agamanya."Contohnya di Indonesia mayoritas beragama Islam. Tapi apakah kita sudah memahami Islam degan baik," ujarnya. Dia mencontohkan di Pandeglang, hampir 90 persen beragama Islam. Akan tetapi, banyak juga yang baru bisa membaca Alquran atau belum memahami kandungannya. Untuk itu, dia berharap anak muda terus belajar memahami isi kandungan Alquran," tuturnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update