![]() |
| Tetap Konsisten Dalam Bekerja |
Konsistensi adalah salah satu personal trait
yang paling sering disyaratkan oleh perusahaan saat mereka menerima
karyawan baru. Tidak hanya dibutuhkan dalam menjalankan tanggung jawab,
namun konsistensi juga menunjukkan kualitas kepribadian seseorang.
Seorang karyawan yang memberikan hasil kerja yang stabil dan tidak
pernah lalai meningkatkan kualitasnya akan lebih dihargai perusahaan dan
dipekerjakan lebih lama dibandingkan dengan seorang karyawan yang
sesekali menunjukkan prestasi kerja yang sangat memuaskan, namun
kinerjanya seringkali berubah dengan ekstrim.
Perhatikan
ilustrasi berikut ini, seorang pekerja yang menunjukkan hasil kerja
sangat bagus, tapi tidak mempertahankan prestasi itu di tugas
selanjutnya, dengan memiliki pola kerja yang erratic seperti
sering tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas, biasanya bisa
diramalkan tidak akan bertahan lama dalam sebuah perusahaan. Manajemen
perusahaan lebih menghargai karyawan yang konsisten menunjukkan prestasi
dan kinerja kerja yang terus meningkat walaupun tidak drastis.
Konsisten dalam mengerjakan tiap tugas pada akhirnya akan jadi kebiasaan kerja yang menguntungkan. Work habit
yang tercipta akan membuahkan efisiensi kerja. Anda akan bekerja lebih
cepat dan efisien dengan hasil yang tetap baik. Dengan kata lain,
konsistensi pada akhirnya membuat Anda bekerja dengan lebih pintar.
Menyadari
pentingnya memiliki konsistensi untuk kelangsungan dan perkembangan
karir, bagaimana mengkondisikan diri Anda agar menjadi seorang karyawan
yang memiliki konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab pekerjaan?
Beberapa cara sederhana yang bisa membantu Anda adalah sebagai
berikut :
1. Dalam
menerima tugas, pastikan Anda mendapatkan referensi mengenai hasil
kerja atau mengetahui parameter yang menurut perusahaan bagus. Jadikan
hal itu target kerja yang minimal Anda bisa capai. Buat daftar
target dan biasakan untuk mengacu pada daftar tersebut tiap kali Anda
menyelesaikan tugas.
2. Bagi setiap tugas besar dalam beberapa bagian, lalu buat target yang harus dicapai dalam tiap bagian tersebut. Hal ini bisa disamakan dengan standard operational procedure.Namun
kali ini Andalah yang menentukan ‘prosedur’ dan target dalam
menyelesaikan tugas Anda, bukan manajemen perusahaan. Dengan demikian
tugas besar akan terasa lebih mudah dikerjakan dengan hasil kerjapun
tetap konsisten.
3. Buatlah checklist tertulis untuk tugas rutin, maupun tugas-tugas insidental yang juga harus Anda kerjakan tiap harinya. Susunlah menurut skala prioritas sehingga Anda tidak mendahulukan tugas tertentu yang tidak terlalu urgent
dibandingkan dengan pekerjaan yang memang tanggung jawab Anda.
Pastikan Anda mencentrang poin tiap kali Anda selesai mengerjakan tugas
tertentu. Dengan demikian Anda bisa ‘tutup buku’ dan konsentrasi untuk
mengerjakan tugas selanjutnya. Hal ini membantu Anda untuk tetap fokus
pada satu pekerjaan dalam satu waktu karena hal ini sudah terbukti
membantu karyawan untuk mencapai konsistensi dalam menyelesaikan tugas.
4.
Ciptakan sebuah sistem yang bisa membuat Anda dan rekan Anda bisa
saling mengingatkan, mengoreksi, menganalisa hasil kerja bahkan saling support untuk konsisten memberikan hasil kerja yang terbaik sebelum diserahkan ke atasan Anda. Hal
ini bisa diterapkan dalam sebuah divisi yang karyawannya memiliki
tanggung jawab yang sama atau hampir sama. Saling memberikan review akan mendorong karyawan untuk mempertahankan hasil kerja baik mereka.
5.
Bersihkan meja Anda. Jangan biasakan menumpuk dokumen lama, atau
benda-benda lainnya yang tidak lagi berhubungan dengan pekerjaan Anda.
Atur meja kerja Anda menjadi tempat yang efisien untuk
memulai tugas Anda. Saran ini mungkin terdengar sederhana namun sebuah
penelitian menyebutkan bahwa work station, kubikel atau meja kerja yang rapi mengurangi distraksi sehingga Anda bisa lebih berkonsentrasi bekerja.

.gif)