< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Warga Pantura Tangerang Keluhkan Sulitnya Urus Sertifikat Tanah

Jumat, 06 Juli 2018 | Jumat, Juli 06, 2018 WIB | Last Updated 2018-07-06T10:05:43Z

TANGERANG-Warga wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang mengeluhkan sulitnya mengurus sertifikat tanah. Akibatnya banyak tanah milik warga yang belum nemiliki legalitas hukum atas kepemilikan tanah mereka.
Hal itu disampaikan warga dalam kegiatan Reses 2018 bersama Anggota PRD Provinsi Banten Komisi 1 dari fraksi PPP Makmun Muzakki, Kamis (5/7/2018). Reses itu diikuti ratusan warga dari berbagai kecamatan di Pantura seperti Teluknaga, Kosambi dan Paku Haji.
Dalam reses tersebut banyak warga menyampaikan pandangan, masukan serta pendapatnya mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Seperti terkait isu pertanahan, reklamasi pesisir, dan tata ruang Kabupaten Tangerang yang menjadi permasalahan bagi warga Teluknaga dan sekitarnya.
Salah satunya Dahliana, warga keluahan Dadap, Kosambi. Dia menganggap kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Pemkab Tangerang tidak pro terhadap warga, seperti halnya wilayah Dadap yang sampai saat ini belum ada keputusan terkait atas hak milik tanah warga.
"Tadi pun ada yang menyampaikan dari salah seorang warga, bahwa mereka sulit sekali mengurus sertifikat tanahnya, padahal mereka sudah mengantongi surat-suratnya," kata Politisi PPP ini.
Ia melanjutkan, apalagi ketika pilkada kemarin, warga Dadap hampir keseluruhan memilih kotak kosong. Oleh karenanya mungkin itu bagian dari kekesalan warga terhadap Pemkab Tangerang.
"Mungkin itu adalah 'Tamparan Keras' terhadap Pemkab Tangerang. Yang tidak pro terhadap rakyatnya,"ucapnya.
Pria yang akrab dipanggil Zakki ini melanjutkan, dia akan mencoba membawa berbagai keluhan warga di wilayah Pantura ini agar diajukan dalam pembahasan di agenda sidang reses DPRD Provinsi Banten nantinya.
"Apa yang sudah di sampaikan oleh warga di sini, dengan adanya berbagai permasalahan, saya akan membawa ke sidang reses DPRD, semoga saja nantinya bisa kami selesaikan," pungkasnya.
nggota PRD Provinsi Banten Komisi 1 dari fraksi PPP Makmun Muzakki.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update