< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kapal BPPT Mulai Petakan Dasar Laut Lokasi Lion Air JT 610

Selasa, 30 Oktober 2018 | Selasa, Oktober 30, 2018 WIB | Last Updated 2018-10-30T06:24:56Z

Kapal riset Baruna Jaya milik BPPT
JAKARTA-Kapal Riset Baruna Jaya I Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ambil bagian dalam pencarian kotak hitam pesawat Lion Air JT 610, yang jatuh di Perairan Karawang.Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan (Teksurla) BPPT, M. Ilyas, mengatakan, Kapal Baruna Jaya angkat sauh dari Dermaga Muara Baru, Jakarta Utara, Selasa 30 Oktober 2018 pukul 02.00 dinihari.
"Dengan kecepatan 7-8 knot, Kapal Baruna Jaya tiba di perairan utara Karawang pukul lima pagi tadi. Kapal sudah bergabung dengan tim yang dikoordinir oleh Basarnas," ungkap Ilyas dalam keterangannya.Setiba di lokasi pencarian, Ilyas mengatakan, kapal mulai menggunakan peralatan Multi Beam Echo Sounder (MBES) dan Side Scan Sonar (SSS)."Gunanya untuk memetakan dasar perairan, dan alat ini dapat memberi gambaran apabila ada objek di dasar laut," katanya melalui pesan instan.
Ilyas menyebutkan, KR. Baruna Jaya I akan berupaya seoptimal mungkin untuk mendukung operasi SAR gabungan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 ini.
"Semoga dengan sinergi antarlembaga pemerintah ini, langkah evakuasi dapat berjalan dengan baik, serta kotak hitam dapat segera kita ditemukan," ujarnya.
Sementara itu, Kasie Sarana dan Prasarana Balai Teknologi Survei Kelautan (Teksurla) BPPT, Ikhsan Budi Wahyono menjelaskan, setelah pemetaan dasar laut menggunakan alat MBES dan SSS untuk memastikan apa objek tersebut, kapal riset itu akan menggunakan pinger alocator dan Remotely Operated Vehicle (ROV). 
"Kita akan menurunkan ROV untuk lebih memberi kejelasan visual, apa saja benda yang ada di dasar perairan tersebut. ROV ini langsung terhubung dengan monitor di kapal, jadi bisa memberi panduan langkah-langkah evakuasi," tuturnya.
Terkait pencarian kotak hitam pesawat, Ikhsan mengatakan, BPPT membantu KNKT yang memiliki tupoksi investigasi dan Basarnas sebagai pemimpin tim gabungan operasi SAR.
Dalam misi evakuasi kecelakaan Lion Air ini, KNKT membawa 3 unit Ping Locator dan didukung 2 unit rubber boat Kapal BJ dan satu unit rubber boat Direktorat Navigasi Ditjen Perhubungan Laut. Alat yang digunakan adalah ping locator, untuk mencari keberadaan kotak hitam.
"Ping locator ini menerima sinyal akustik dari black box, sehingga lokasi kotak hitam dapat diketahui keberadaannya, untuk lebih lanjut akan diambil oleh tim penyelam," tuturnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update