Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Taryono saat meninjau bangunan SDN 01 Bambu Apus yang rusak tertimpa truk tronton.
|
TANGSEL-Insiden tergelincirnya sebuah truk tronton pengangkut material proyek
tol Serpong-Cinere yang menimpa bangunan SDN Bambu Apus 1 di Jalan
Komplek Kemenag ,Bambu Apus tak membuat pihak sekolah meliburkan para
siswanya.
Pasalnya, aktivitas belajar siswa kelas 6A yang ruang kelasnya hancur
tertimpa truk tersebut pun kemudian dialihkan menggunakan ruang yang
lain.
"Kami fokus bagaimana kegiatan belajar mengajar tak terganggu .
Alhamdulilah ada ruang lain sehingga anak-anak yang kelasnya rusak bisa
dialihkan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Taryono saat meninjau
lokasi, Senin (14/1/2018).
Taryono pun menyebut pihaknya akan meminta pertanggungjawaban pihak
kontraktor pelaksana proyek tol Serpong-Cinere atas insiden tersebut.
"Kami sedang melakukan kordinasi dengan pihak proyek untuk dilakukan perbaikan," terangnya. Insiden tergelincirnya sebuah truk tronton pengangkut material proyek
tol Serpong-Cinere yang menimpa bangunan SDN Bambu Apus 1 di Jalan
Komplek Kemenag ,Bambu Apus tak membuat pihak sekolah meliburkan para
siswanya.
Pasalnya, aktivitas belajar siswa kelas 6A yang ruang kelasnya hancur
tertimpa truk tersebut pun kemudian dialihkan menggunakan ruang yang
lain.
"Kami fokus bagaimana kegiatan belajar mengajar tak terganggu .
Alhamdulilah ada ruang lain sehingga anak-anak yang kelasnya rusak bisa
dialihkan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Taryono saat meninjau
lokasi, Senin (14/1/2018).
Taryono pun menyebut pihaknya akan meminta pertanggungjawaban pihak
kontraktor pelaksana proyek tol Serpong-Cinere atas insiden tersebut.
"Kami sedang melakukan kordinasi dengan pihak proyek untuk dilakukan perbaikan," terangnya.






0 comments:
Post a Comment