CILEGON – Manajemen PT
Dover Chemical akhirnya angkat bicara terkait pencemaran lingkungan
berupa bau menyengat di Lingkungan Sumur Wuluh, Kelurahan Gerem,
Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa (16/4/2019).
Human Resources and General Affair
Supervisor PT Dover Chemical, Rahmatullah mengatakan bahwa peristiwa bau
menyengat terjadi akibat adanya percobaan opera di area pengolahan
bahan dasar Gliserin. Dimana area itu untuk produksi pembuatan bahan
baku makanan dan kosmetik. Namun begitu dia membantah adanya dugaan
kebocoran gas.
“Kita belum melakukan start up, tapi kita
masih sesuaikan alat, yang alat ini sifatnya paralel. Di project ini kan
tidak satu dua alat. Untuk memastikan alat ini berkerja maksimal,
itulah yang saat ini sedang kami lakukan,” ujar Rahmat.
Sementara terkait dugaan kebocoran gas
kimia, pihaknya belum bisa memastikan. Namun demikian pihaknya menduga
ada masalah teknis sehingga menimbulkan bau menyengat.
Kata dia, saat ini pihak PT Dover Chemical dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilegon masih melakukan investigasi.
“Saya tidak tahu teknisnya. Kita jelas
tidak menginginkan ini terjadi. Kita ingin semua berjalan dengan lancar.
Makanya secara internal, hal-hal apa saja yang terjadi di dalam, itu
yang akan kita lakukan analisa,” terangnya.
Atas insiden itu, kata dia, pabrik di area
Plant B tersebut dihentikan sementara hingga Rabu 24 April mendatang,
sampai menunggu hasil pertemuan antara pihak perusahaan dengan warga.
“Kita juga pada tanggal 24 April nanti ada
pertemuan dengan masyarakat terkait persiapan yang kita lakukan terhadap
masalah teknis yang terjadi dan potensi-potensi apa yang akan muncul,”
imbuhnya.







0 comments:
Post a Comment