CILEGON – Walikota Cilegon Edi Ariadi menyalurkan
hak suaranya sekira pukul 09.00 WIB di perumahan PCI Blok B RT 02 RW 26,
Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (17/4/2019).
Banyaknya jumlah surat suara dengan berbagai ukuran menjadi perhatian
Walikota usai memberikan hak suaranya. “Ukurannya kertasnya (surat
suaranya) terlalu besar ya, jadi kurang efisien. Apalagi yang (lembar
surat suara) DPR-RI,” ujarnya.
Menurut Edi, persoalan ukuran kertas surat suara semakin menyulitkan
pemilih lantaran mereka harus mencoblosnya di ruang bilik suara yang
kecil dan sempit.
“Kayak ngeliat (surat suara) DPRD Provinsi Banten itu, agak repot
juga ya. Kalau (pemilih) sudah ada pilihan, nomor sekian dan namanya
ini, ngga kesulitan ya. Tapi kalau yang belum menentukan pilihan? Jadi
kesulitan, kita ngga bisa waktu sudah di sini (Tempat Pemungutan Suara)
mau milih siapa ya?,” terangnya.
Menyikapi persoalan itu, lebih jauh dirinya juga meminta peran aktif
seluruh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk
dapat proaktif membantu pemilih yang sudah lanjut usia (lansia) maupun
pemilih disabilitas saat mereka hendak menyalurkan hak suaranya.
“(KPPS) harusnya begitu, proaktif membantu, apalagi yang nenek-nenek dan emak-emak itu, harus dibantu,” tandasnya.







0 comments:
Post a Comment