< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Penguatan Kapasitas Kelembagaan, Kompak Lebak Adakan Sekolah Anti Korupsi

Rabu, 24 Maret 2021 | Rabu, Maret 24, 2021 WIB | Last Updated 2021-03-24T09:51:44Z

 


LEBAK – Komunitas Masyarakat Peduli Anti Korupsi (KOMPAK) Kabupaten Lebak menggelar program dengan konsep Sekolah Anti Korupsi (SAK) selama lima hari. Program ini bertujuan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan yang telah memasuki angkatan ke-3, ini dilangsungkan di dua tempat, Aula Inspektorat Lebak dan Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Rabu (24/03/2021).

Sekolah Anti Korupsi kali ini diikuti oleh 25 orang terdiri dari mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Kabupaten Lebak. Koordinator KOMPAK Lebak, Imam Nurhakim, menjelaskan bahwa program penguatan kelembagaan ini dilaksanakan kali ketiga dan pertama yang dikemas dalam Sekolah Anti Korupsi (SAK) selama lima hari.

“Sekolah Anti Korupsi ini bentuknya diskusi, dan Forum Grup Diskusi (FGD) sehari dengan mendatangkan pemateri dari GIZ, Visi Integritas, KPK RI, Kejari Lebak, dan Polres Lebak. Ini merupakan Sekolah Anti Korupsi pertama yang diadakan oleh Kompak kepada rekanan mahasiswa sekaligus sebagai bentuk penguatan kelembagaan Kompak itu sendiri,” kata Imam Nurhakim.

Dengan diadakannya program ini, Imam Nurhakim berharap para anggota Kompak maupun mahasiswa lainnya bisa mendapatkan pengetahuan atau informasi secara utuh dari para pemateri terkait masalah pencegahan korupsi, khususnya tentang pengenalan pencegahan sejak dini serta mengetahui alur sistem perencanaan dan penganggaran daerah serta mampu menganalisis anggaran publik. Pengenalan tentang pencegahan gratifikasi misalnya, menurut dia, sangat penting untuk dikenalkan kepada para anggota Kompak dan mahasiswa lainnya karena hal tersebut menjadi gerbang awal untuk masuk atau melakukan korupsi.

“Juga dicontohkan melalui bedah APBD Lebak yang dikaitkan antara gratifikasi, suap menyuap atau pemerasan, dan dijelaskan bahwa gratifikasi adalah kunci masuk ke korupsi. Paling tidak kita sebagai salah satu lembaga Non Government Organization (NGO) dan juga rekanan mahasiswa bisa memahami itu,” tutur Imam Nurhakim.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update