< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Panglima Tinggi Kokam: Harus Jadi Komando Kemanusiaan tanpa Melihat Latar Belakang SARA

Minggu, 03 Oktober 2021 | Minggu, Oktober 03, 2021 WIB | Last Updated 2021-10-03T12:07:46Z

 

Foto : Istimewa

Panglima Tinggi Kokam saat memberikan amanah Milad 56 tahun Kokam.


YOGYAKARTA - Panglima tinggi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Cak Nanto, mengatakan Kokam harus jadi komando kemanusiaan tanpa melihat latar belakang suku, ras, agama, dan antar golongan (SARA).

Demikian amanat utama pada Milad 56 tahun Kokam yang digelar secara daring, Jumat (1/10).

Cak Nanto yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah berpesan agar Kokam senantiasa menjaga relevansi gerakan dengan semangat zaman.

"Kokam perlu pijakan aksi yang lebih relevan dengan semangat zaman. Kalau gerakan Kokam tidak relevan, maka akan tersapu zaman. Hanya akan tinggal nama dalam buku sejarah Muhammadiyah. Bela negara, bela umat, dan bela Muhammadiyah itu tidak bisa dipisahkan, tapi perlu arah baru," tuturnya.

Karena itu, Cak Nanto bersyukur atas kepekaan Kokam yang menetapkan jalur gerakannya dalam tiga ranah, yaitu kemanusiaan, SAR/kebencanaan, dan ekologi. Cak Nanto juga memuji kepeloporan Kokam di masa pandemi yang terus beramal tanpa kenal lelah.

"Suatu kebahagiaan yang tidak terkira. Kiprah Kokam di masa pandemi adalah bukti Kokam masih punya energi prima dan sangat membanggakan," pujinya.

Memungkasi amanat Milad, Cak Nanto berpesan kepada seluruh kader dan anggota Kokam seluruh Indonesia.

Pertama, Kokam harus menjadi komando kemanusiaan yang menolong semua manusia tanpa melihat latar belakang suku, agama, dan golongan.

Kedua, Kokam diharapkan memiliki kesatuan niat dalam menyiarkan dakwah Islam yang rahmatan lil-'alamin dalam dakwah kemanusiannya.

Ketiga, Kokam menjadi kekuatan iman yang bergerak membela Islam dengan keikhlasan dan cara yang elegan dan cerdas.

Keempat, Kokam diharapkan menjadi kekuatan yang terus membela kemanusiaan, menjaga agama, dan senantiasa melindungi Persyarikatan.

Kelima, Kokam dipesankan agar menjadi gerakan moral kemanusiaan yang otentik, solid dan melampaui sekat-sekat politik dan bebas dari segala unsur yang mengancam persatuan bangsa dan negara.

Keenam, Kokam dipesankan untuk terus menjaga solidaritas dan kebersamaan dalam gerak dan pergerakannya.

"Semoga Kokam tetap tangguh, cerdas dan ikhlas untuk berjuang membela bangsa, umat dan Persyarikatan. Harapan terbesar, mari bersama-sama menggerakkan tekad untuk menyiarkan nilai-nilai Persyarikatan ke seluruh dunia," pungkas Cak Nanto.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update