< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Penanganan Stunting di Banten Harus Dilakukan Lintas Sektoral

Kamis, 10 Maret 2022 | Kamis, Maret 10, 2022 WIB | Last Updated 2022-03-10T08:35:21Z

 

 

Kepala Dinkes Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti.

SERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menilai penanganan stunting atau gizi kronis tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga. Akan tetapi, penanganan harus dilakukan secra lintas sektoral.

Diketahui, berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Provinsi Banten menduduki peringkat kelima dengan angka stunting tertinggi secara nasional. Dimana terdapat 294.862 balita mengalami masalah gizi kronis.

Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten hingga kini terus berupaya menurunkan angka stunting di Banten. Meski begitu, dalam upaya penurunan tidak bisa dilakukan hanya dari Dinkes saja.

“Bicara stunting itu semua (penanganannya dilakukan) lintas sektoral, secara konvergensi. Jadi ada intervensi spesifik dan ada intervensi sensitif,” kata Ati, Kamis (10/3/2022).

Ati menjelaskan, penanganan yang dilakukan Dinkes Provinsi Banten bersama kabupaten/kota merupakan bagian dari intervensi sensitif.Kalau kesehatan itu intervensi sensitif, seperti pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan-red) dan pendampingan terhadap ibu hamil dan menyusui. Kalau (intervensi) spesifik itu kaya lingkungan, jamban keluarga ranahnya OPD lain. Jadi penanganan stunting ngga bisa sendiri harus keroyokan,” ujarnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update