< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pimpinan MPR: Alumni Timur Tengah Berperan Penting Menjaga Kerukunan dan Toleransi di Indonesia

Sabtu, 18 Juni 2022 | Sabtu, Juni 18, 2022 WIB | Last Updated 2022-06-18T11:36:46Z

 

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani

JAKARTA ( Kontak Banten)   Ulama alumni Timur Tengah, memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara yang menyatukan keberagaman di Nusantara. Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat membuka sekaligus memberikan sambutam dalam acara Silahturahmi dan Musyawarah Nasional 1 Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, pada Jumat malam (17/6).

Pada kesempatan ini, Muzani berbicara tentang pentingnya peran para alumni Timur Tengah dalam menjaga Pancasila sebagai dasar negara. Peran alumni Timur Tengah, kata dia, begitu penting terhadap kemajuan bangsa.


"Dalam sejarahnya alumni Timur Tengah telah membuat Nusantara sampai menjadi Indonesia, menjadi dikenal sebagai sebuah kekuatan bangsa. Kita bisa hidup rukun dalam aneka kebhinekaan dan saling toleran serta menghormati satu sama lain karena para ulama dari Timur Tengah," ujar Ahmad Muzani.

Hal itu bisa terjadi karena konsep negara dan keyakinan beragama saling beriringan, tidak bertentangan. Menurutnya, hal ini juga yang berbeda dengan banyak negara di Timur Tengah di manapertentangan keduanya sering berujung pada peperangan, bahkan pertumpahan darah.

"Konsep negara dan keyakinan beragama di Indonesia saling bertemu. Di banyak negara berbeda keyakinan bisa menjadi perang. Indonesia tentu berbeda, keanekaragaman menjadi satu kekuatan meski kita berbeda dalam keyakinan. Pertentangan agama dan konsep negara banyak berujung pada pertumpahan darah," terangnya.

"Di Indonesia tidak ada perang agama, tidak ada pertentangan itu, yang ada hanya saling menghormati dan itu adalah kontribusi dari alumni Timur Tengah," imbunya.

Disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini, dalam sejarahnya KH Ahmad Dahlan di tahun 1912 mendirikan organisasi yang dinamakan Muhammadiyah. Demikian juga alumni Timur Tengah lainnya KH Muhamad Hasyim Asyari, KH Wahab Hasbullah mendirikan Nahdlatul Ulama (NU) di tahun 1926.

Dua organisasi inilah yang kemudian berperan penting dalam kemajuan dakwah Islam dan mempengaruhi konsep negara Indonesia sejak kelahirannya sampai sekarang. Demikian juga dengan organisasi lainnya yang didirikan oleh alumni Timur Tengah. Muzani menambahkan, Pancasila sebagai dasar negara merupakan perwujudan atas keberagaman dan toleransi yang menjadi tiang utama Indonesia. Meskipun dasar negara tidak berdasar agama. Itulah yang dirumuskan dalam Pancasila dan kita semua bersatu dalam negara berdasar Pancasila.  

"Itulah jasa-jasa para alumni Timur Tengah kita. Kalau mau jujur, jasa-jasa alumni Timur Tengah tidaklah kecil dalam mewujudkan Indonesia sampai saat ini. Pancasila milik kita semua, milik semua bangsa Indonesia," pungkasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update