< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kenaikan BBM Lebih Banyak Mudharatnya, Pemerintah Didesak Segera Lakukan Evaluasi

Rabu, 21 September 2022 | Rabu, September 21, 2022 WIB | Last Updated 2022-09-20T22:03:45Z

 


JAKARTA ( KONTAK BANTEN) Desakan agar Pemerintah segera mengevaluasi kembali kebijakan kenaikan harga BBM subsidi terus digelorakan berbagai kalangan masyarakat. Terlebih bantuan sosial yang diberikan pemerintah untuk mengurangi dampak kenaikan BBM di masyarakat banyak yang tidak tepat sasaran. Bahkan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar, Ihsanudin, tidak setuju kalau penyaluran subsidi BBM yang tidak tepat sasaran jadi dasar menaikkan harga.
Sebab, alasan tersebut selalu digunakan Presiden RI Joko Widodo sejak awal menjabat hingga kini memasuki tujuh tahun."Selama tujuh tahun lebih ngapain saja, kok persoalan tidak tepat sasaran masih tetap berlangsung dan kembali dijadikan alasan untuk menaikkan harga BBM Subsidi," tegas Ihsanudin, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (20/9).

Selain itu, imbuh Ihsanudin, upaya recovery yang dilakukan pemerintah dengan membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak juga banyak yang tidak tepat sasaran.

"Pengamatan saya di lapangan, seperti di Kabupaten Karawang banyak sekali warga yang harusnya mendapatkan BLT tapi tidak mendapatkannya dengan alasan tidak terdata," tutur Ihsanudin.

"Hal ini jelas tidak sesuai dengan yang diungkapkan pemerintah, dan faktanya penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran terus berulang-ulang," sambungnya.Ia mensinyalir, penyaluran BLT yang tidak tepat sasaran itu antara lain disebabkan oleh biasnya pendataan di tingkat bawah, yakni di tingkat desa.

Sementara pemerintah, kata Ihsanudin, belum punya formula dan langkah konkret untuk benar-benar mensinkronkan data kemiskinan dengan data penerima BLT yang seharusnya.

"Masih banyak yang seharusnya menerima BLT tapi tidak dapat. Di sisi lain banyak juga warga yang mestinya tidak berhak menerima tapi mendapatkannya karena biasnya pendataan tadi," jelas dia.

Selain itu, Ihsanudin juga respek terhadap gerakan mahasiswa yang berdemo dan menolak kenaikan harga BBM bersubsidi yang merupakab bagian dari aspirasi rakyat secara umum.

"Mahasiswa memahami betul dan merasakan betapa sulit dan beratnya dampak kenaikan BBM bagi kehidupan rakyat secara umum. Kebutuhan hidup menjadi naik sementara penghasilan tidak naik. Kalau pejabat yang membully gerakan mahasiswa enak, meskipun harga-harga naik tapi mereka, kan punya tunjangan penghasilan',” paparnya.

Ditambakan Ihsanudin, apa yang disuarakan mahasiswa adalah aspirasi rakyat banyak yang harus didengar oleh pemerintah."Karena mudharatnya lebih besar bagi rakyat, saya kira pemerintah harus mengevaluasi kembali dan membatalkan kenaikan harga BBM subsidi itu," tandasnya

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update