< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Serang Sudah Mencapai 58 Desa

Selasa, 12 September 2023 | Selasa, September 12, 2023 WIB | Last Updated 2023-09-12T10:00:41Z

 


  SERANG (KONTAK BANTEN)  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, mencatat wilayah terdampak kekeringan saat ini sudah mencapai sebanyak 58 Desa, yang tersebar di 9 Kecamatan. Data wilayah terdampak tersebut, diketahui berdasarkan surat permohonan air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma mengatakan, perkembangan kekeringan dan pendistribusian air setiap harinya terus dipantau.

Karena BPBD Kabupaten Serang memiliki manajemen disuster, yang bergerak setiap hari. Dimana didalamnya, ada data informasi, pusat pengendali operasi, ada sistem komunikasi informasi dan media center.

“Kita terus memantau, assessment dan lain sebagainya, jadi perkembangan kekeringan kita pantau, termasuk pendistribusian air juga kita pantau dari mana saja, walaupun tidak BPBD yang mengirimkan, ” kata Nana, saat ditemui di kantornya usai rapat koordinasi penanganan bencana kekeringan, Selasa (12/9/2023).

Nana menuturkan, perkembangan cuaca yang ekstrim menyebabkan kondisi kekeringan saat ini sudah semakin meluas, berdasarkan data ada sebanyak 58 desa yang tersebar di 9 Kecamatan.

Kemudian akibat kekeringan juga, menyebabkan kebakaran yang signifikan, yaitu selama dua bulan ini mencapai 40 lebih kebakaran dan ditambah kasus inspeksi saluran pernafasan juga sudah mencapai 100 persen.

“Nah ini harus dianggap status darurat, kenapa harus dianggap menjadi status darurat? Karena dengan status darurat semua stakeholder akan turun, semua jajaran harus melakukan langkah langkah yang terkoordinasi,” tuturnya

Disinggung mengenai wilayah terdampak kekeringan yang terparah, kata Nana paling parah tersebar di wilayah Tanara, Tirtayasa dan Pontang. Setiap harinya permintaan air bersih dari wilayah terdampak kekeringan ini juga cukup banyak.

“Kebutuhan air bersih ini memang lumayan banyak, apalagi di wilayah sana (Serang Utara,red), Jangankan saat musim kekeringan, pada saat hujan juga sama,” ujarnya.

Sementara, Pj Sekda Kabupaten Serang, Nanang Supriatna mengatakan, untuk mengatasi permasalahan kekeringan ini pihaknya telah mendirikan posko tanggap darurat bencana kekeringan di BPBD Kabupaten Serang.

Dalam penanganan kekeringan ini, pihaknya bersinergi langsung dengan Kodim, Kepolisian, BMKG, BBWSC3 dan stakeholder lainnya.

“Ini sebagai tindak-lanjut SK Bupati Kabupaten Serang tentang tanggap darurat. Jadi semua turun, karena informasi dari BMKG kekeringan ini dimungkinkan sampai Desember atau November, jadi tanggap darurat ini harus benar benar efektif,” tuturnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update