< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Apa itu Politik Kepentingan Tidak Ada Makan Siang Yang Gratis ?

Selasa, 13 Februari 2024 | Selasa, Februari 13, 2024 WIB | Last Updated 2024-02-13T12:19:31Z

 

Oleh: Fajrina Laeli S.M, Aktivis Muslimah

Saat pemilu ada para calon legislatif yang menghalalkan segala macam cara. Keyakinannya adalah berpolitik itu butuh modal. Semakin besar modal yang dikeluarkan maka peluang menang semakin besar.

Saat niat menjadi caleg, apalagi nomor kecil. Angan-angan menjadi caleg semakin membuncah. Para-para penjilat pencari makan pada bangkai nanbusuk mulai menebar pesona.

Mereka berkata "Saya bisa bantu, membujuk para pemilik suara memilih nyonya/tuan, tetapi tidak ada makan siang gratis. "Berapa bisa bayar kami? Berani berapa untuk membeli suara pemilih? " jika deal, maka transaksi untung rugi disepakati.

Jika tidak punya uang, kami tidak akan bantu "Membantu secara gratisan, tentu tidak. Anda punya uang, bayar saya, maka saya akan bantu Anda"A

Apakah Anda tidak punya uang wahai para caleg? Jika tidak punya uang, maka jual semua harta kekayaan Anda, toh nanti juga akan kembali saat telah menjabat. Tinggal korupsi, nepotisme, dan kolusi (manipulasi data). Asal cerdik dan waspada terhadap hukum, akan tetap aman. Bukankah Anda juga bisa membeli hukum, dengan uang-uang kalian.

Lalu, saat pemilu usai ternyata tidak terpilih. Kemana orang-orang yang membantu pemilihan? Apakah setia, atau pergi meninggalkan. Bagaimana uang-uang yang telah dikeluarkan? Apakah bisa kembali ataukah tidak sama sekali?

Dalam politik tidak ada sahabat atau kawan sejati. Adanya suatu kepentingan. Jika tidak.ada kepentingan, maka akan dicampakan dan dijauhi. Seolah cuci tangan, merasa tidak lagi kenal, pergi begitu saja tanpa penjelasan.

Itulah politik kepentingan. Menjadi kawan saat ada. Kepentingan, jika sudah tidak ada kepentingan maka hubungan antarpersonal selesai sudah tanpa bekas.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update