< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

PAPDI Banten Berkomitmen Wujudkan Indonesia Bebas HIV/AIDS

Senin, 02 Desember 2024 | Senin, Desember 02, 2024 WIB | Last Updated 2024-12-02T11:29:17Z

 


  LEBAK KONTAK BANTEN — Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Banten berkomitmen ikut serta mewujudkan Indonsia bebas HIV/AIDS  Tahun 2030. Untuk mewujudkan itu butuh kolaborasi dari seluruh elemen agar penyakit itu bisa dikendalikan.

Kemarin PAPDI menggelar senam sehat yang melibatkan anggota PAPDI Se-Banten unsur pegawai pelayanan kesehatan, dan ODIV tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia.

Selain senam, PAPDI Banten juga menggelar talkshow dengan menghadirkan narasumber di antaranya DR dr Stevent Sumantri, SpDP, dr. Hadianti, SpDP dan dr. I Gede Rai Kosa, dengan mengusung tema “Aksi Kolektif Mempertahankan dan Mempercepat Kemajuan Penanggulangan HIV”.

“Aksi nyata dalam mencegah dan menanggulangi HIV /AIDS secara efektif dan maksimal. PAPDI Banten berkomitmen dalam mewujukan Indonesia bebas HIV/ AIDS pada tahun 2030 yang memang menjadi target WHO,” kata Ketua PAPDI Banten dr  Ahmad Mekah didampingi dr  Irfan Maulani, SpDP, di Gedung Plaza Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (1/12/2024).

Tentu kata Ahmad Mekah, tidak mudah untuk mewujudkan bebas HIV 2030. Dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Salah satunya bagaimana membuka seluas-luasnya akses pelayanan, terutama kepada ODIV (Orang yang hidup dengan HIV/AIDS).

“Semoga lewat aksi nyata hari ini, ke depan terapi antiretroviral bagi para penderita HIV AIDS akan lebih mudah didapat di berbagai pelosok. Lewat acara hari ini juga PAPDI ingin meningkatkan kepedulian bersama tentang bahaya HIV AIDS,” ujarnya, kemarin.

Lebih lanjut Ahmad Mekah menyebut, stigma dan diskriminasi terhadap penderita HIV menjadi salah satu hambatan dalam mewujudkan Indonesia Bebas HIV 2030. “Kita berharap tidak ada lagi stigma dan diskriminasi. Penderita HIV harus mendapat hak pelayanan yang setara pasien umum lainnya,” tuturnya.

Plt Kepala Dinkes Lebak dr Budhi Mulyanto mengungkap, kasus HIV yang tercatat meningkat setiap tahunnya. Meski sudah dilakukan, namun skrining masih belum menyeluruh ke semua lapisan masyarakat. “Yang tercatat ada 465 kasus, ini harus kita setop jangan sampai tembus pada angka 500. Tentu saja butuh kerja keras semua dari semua komponen masyarakat agar target 2030 terwujud,” terang Budhi.

Ia mengapresisasi aksi nyata PAPDI Banten dalam mencegah dan menanggulangi HIV AIDS. Ia berharap, PAPDI terus berkomitmen untuk ikut mewujudkan Indonesia Bebas HIV. “Ini bukan hal yang mudah, maka perlu langkah-langkah promotif dan preventif. Kegiatan ini bagus karena masih sedikit masyarakat kita yang tidak paham bagaimana penularan dan pencegahannya,” ungkap Budhi. “Hal yang utama juga bagaimana penderita bisa mendapatakan akses pelayanan kesehatan berkualitas,” tambahnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update