< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Pendaki Lansia Masih Hilang di Gunung Salak, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

Tuesday, 24 June 2025 | Tuesday, June 24, 2025 WIB | Last Updated 2025-06-24T11:14:57Z

 


 BOGOR KONTAK BANTEN - Pendaki lanjut usia (lansia) berinisial A (60), masih dinyatakan hilang setelah mendaki bersama dengan rekannya di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Selasa (24/6/2025).

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika, mengatakan sejak pagi tadi tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk melanjutkan pencarian terhadap korban.

 “Betul, pagi ini dilanjutkan operasi SAR gabungan hari kedua pencarian orang tersesat di Gunung Salak,” jelas Desiana.

 Korban pertama kali dilaporkan menghilang sejak Minggu (22/6) lalu, sekitar pukul 21.30 WIB. Sejak Senin (23/6) kemarin hingga saat ini, pencarian terhadap korban masih dilakukan.

 Pada hari ini, ada tiga unit tim pencarian yang akan menyusuri sejumlah titik berbeda yang diduga sempat dilewati oleh korban. Petugas gabungan juga menggunakan sejumlah peralatan seperti drone untuk mencari keberadaan korban.

 "Tim SAR gabungan melakukan briefing dan membagi menjadi 3 SRU. SRU I pencarian terfokuskan di aliran Sungai Citiis kurang lebih 2 km, SRU II penyisiran jalan setapak dari simpang Kapin ke Pohpohan, dan SRU III pencarian dari Leuweung Bobojong sampai LKP," jelasnya.

 Petugas dalam melakukan pencarian juga mengalami kendala. Medan Yang terjal hingga bebatuan andesit yang mudah terjatuh atau lepas dari tebing di jalur pencarian pun menjadi masalah tersendiri untuk tim SAR.

 "Faktor penghambat di antaranya medan yang curam, jalur komunikasi terbatas. Saksi yang baru bisa menemukan titik pasti terakhir berpisah dengan korban. Kemudian beberapa tebing batuan andesit atau batu yang mudah lepas dan jatuh, jalur air yang licin juga curam,” ucap Desiana.

 Sebelumnya diberitakan, Kasi Penyelamatan dan Pertolongan Darurat Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Wahyudi, menyebut korban sendiri merupakan seorang warga lokal yang memang sering melakukan pendakian.

 “Dia biasa naik katanya, cuma tadi malam nggak pulang sampai malam katanya jadi dicari. Katanya warga lokal di situ biasa naik di situ,” katanya.

 Namun sampai saat ini, keberadaan korban masih belum diketahui.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update