< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Wamenaker Kena OTT KPK, Istana Hormati Proses Hukum

Kamis, 21 Agustus 2025 | Kamis, Agustus 21, 2025 WIB | Last Updated 2025-08-21T10:42:30Z

 

 

JAKARTA KONTAK BANTEN - Istana Kepresidenan menyampaikan keprihatinan mendalam atas kabar penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Emmanuel Ebenezer, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan, Presiden Prabowo Subianto telah mengetahui informasi terkait operasi tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK.

 “Bapak Presiden menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK dan mempersilakan agar proses hukum dijalankan sebagaimana mestinya,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

 Prasetyo menambahkan, berdasarkan catatan Kementerian Sekretariat Negara, kinerja Kementerian Ketenagakerjaan selama 10 bulan terakhir termasuk kategori memuaskan. Ia mencontohkan penuntasan sejumlah persoalan besar, termasuk isu terkait PT Sritex.

 Namun, ia menegaskan dugaan perkara yang kini diproses KPK tidak berkaitan langsung dengan capaian kinerja kementerian. “Apa yang dikerjakan di Kementerian Ketenagakerjaan cukup luar biasa, tapi kasus ini tidak ada kaitannya dengan kinerja kementerian,” kata Prasetyo.

 Lebih jauh, ia kembali mengingatkan pesan Presiden Prabowo kepada seluruh jajaran pemerintahan agar senantiasa menjaga integritas dan menjauhi praktik penyalahgunaan wewenang.

 Bapak Presiden berkali-kali menekankan pentingnya menjaga integritas dan memberantas korupsi. Hal ini harus dimulai dari para pejabat pemerintahan, khususnya anggota kabinet,” tegasnya.

 Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh pejabat negara untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan bebas dari korupsi.

 “Kejadian ini membuktikan bahwa korupsi masih menjadi PR besar kita. Pemerintah akan semakin memperkuat langkah-langkah pencegahan agar tidak terulang di masa mendatang,” pungkas Prasetyo.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update