![]() |
Harlah NU digelar di Istora Senayan. Foto : Ist |
JAKARTA KONTAK BANTEN – Nahdlatul Ulama (NU) menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026). Rangkaian acara dimulai sejak pagi dengan istighosah kubro yang diikuti ribuan warga Nahdliyin.
Sejak pukul 06.00 WIB, peserta mulai melakukan registrasi. Acara dilanjutkan dengan istighosah kubro, mahallul qiyam, dan doa bersama pada pukul 07.00–08.00 WIB. Meski hujan ringan mengguyur Jakarta, jamaah tetap memadati lokasi.
Setelah itu, digelar rapat akbar hingga pukul 08.40 WIB, dilanjutkan penggalangan donasi untuk korban bencana di Sumatera. Donasi dapat disalurkan secara tunai maupun melalui pemindaian QR code.
Harlah ke-100 NU mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia.” Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan memberikan arahan sekitar pukul 09.50 WIB. Sejumlah pejabat lain yang turut dijadwalkan hadir antara lain Menko PMK Pratikno, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebelumnya menyampaikan seluruh jajaran PBNU, badan otonom, serta warga NU dari berbagai unsur akan hadir. Jumlah peserta diproyeksikan mencapai 8.000–10.000 orang.
NU sendiri berdiri pada 16 Rajab 1344 H atau 31 Januari 1926. Peringatan satu abad berdasarkan kalender Hijriah sebelumnya telah digelar di Sidoarjo, Jawa Timur, pada 2023 lalu.







0 comments:
Post a Comment