< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Iran Tegaskan Tak Akan Tinggal Diam Hadapi Ancaman Amerika Serikat

Friday, 16 January 2026 | Friday, January 16, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-16T08:13:57Z


 JAKARTA KONTAK BANTEN Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan bahwa Teheran tidak akan tinggal diam menghadapi retorika ancaman yang dilontarkan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, dalam percakapan telepon dengan Kepala Divisi Keamanan Internasional Kementerian Luar Negeri Swiss, Gabriel Luechinger.

“Meskipun Iran memandang pendekatan positif Swiss sebagai hal yang perlu, Iran tidak akan tinggal diam menghadapi retorika ancaman AS,” ujar Larijani, seperti dikutip kantor berita Tasnim, Kamis (15/1/2026).

Dalam percakapan tersebut, Larijani juga memuji peran konstruktif Swiss yang dinilai konsisten membantu meredakan ketegangan serta berkontribusi dalam penyelesaian berbagai krisis internasional sebelumnya.

Situasi di Iran sendiri tengah memanas sejak akhir Desember 2025, ketika gelombang aksi protes merebak di sejumlah wilayah. Demonstrasi dipicu kekhawatiran publik atas melonjaknya inflasi akibat melemahnya nilai tukar mata uang lokal, rial Iran.

Aksi unjuk rasa semakin intensif sejak 8 Januari 2026, menyusul seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada Revolusi 1979. Pada hari yang sama, pemerintah Iran dilaporkan memblokir akses internet di sejumlah wilayah.

Di beberapa kota, demonstrasi berujung bentrokan dengan aparat keamanan. Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan kritik terhadap pemerintah, sementara laporan media menyebutkan adanya korban di pihak demonstran maupun aparat keamanan.
Sementara itu, sebagaimana dikutip dari Antara, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada akhir Desember lalu menyatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika Teheran melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklirnya.

Di tengah gelombang protes yang masih berlangsung, Trump kembali melontarkan ancaman akan melakukan serangan besar apabila demonstran dibunuh. Ia juga menyatakan siap mendukung rakyat Iran jika situasi memburuk.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update