![]() |
| Penyerahan bantuan beras secara simbolis kepada korban banjir di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Provinsi Banten, Minggu (1/2/2026). |
Anggota DPRD Kabupaten Serang,
Ahmadi, di Serang, Minggu, mengatakan kolaborasi antara eksekutif dan
legislatif ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meringankan beban
masyarakat di tengah bencana.
Ia merinci, dari total bantuan tersebut, sebanyak 10 ton dialokasikan oleh Pemkab Serang di bawah pimpinan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah, sementara 4 ton sisanya merupakan donasi gotong royong anggota DPRD, Camat Ciruas, Kepala Desa Ranjeng, serta donatur lainnya.
Ahmadi yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Serang menjelaskan bahwa sinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Sosial dan Dinas Pertanian, terus dilakukan.
Sebelum menyasar Desa Ranjeng, bantuan serupa telah didistribusikan ke wilayah terdampak lainnya, meliputi Kecamatan Pontang, Carenang, Binuang, Lebakwangi, Kragilan, Kibin, Cikande, hingga Kopo.
Selain penanganan darurat, Ahmadi turut menyoroti akar masalah banjir, yakni pendangkalan sungai. Ia menyebut saat duduk di Komisi IV, pihaknya kerap mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk melakukan normalisasi.
"Kewenangannya ada di Balai Besar. Mayoritas sungai sudah mengalami pendangkalan parah, namun mereka lebih fokus pada pembangunan drainase dan Tembok Penahan Tanah (TPT)," ujarnya.







0 comments:
Post a Comment