Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar menilai kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem gim nasional. “Partisipasi talenta gim lokal dalam ruang publik menunjukkan bahwa karya kreatif Indonesia semakin inklusif dan dekat dengan masyarakat,” kata Irene, dikutip dari rilis resmi, Jumat, 26 Februari 2026.
Menurutnya, upaya ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi developer gim Indonesia. Sementara itu, Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh menyampaikan, kolaborasi ini merupakan komitmen mendukung pengembangan talenta gim Indonesia.
“Kami menghadirkan gim karya developer Tanah Air yang merupakan binaan Ekraf dan Garena. Pengunjung dapat melihat dan memainkan langsung karya talenta lokal,” ujar Hans.
Dalam Booth ini, ditampilkan tujuh gim karya developer Indonesia yang merupakan gabungan gim binaan Ekraf dan Garena. Tiga gim binaan Ekraf yang ditampilkan adalah Need For Seat, gim balap dengan kursi kantor sebagai kendaraan utama.
Kemudian, Barongsway, gim kooperatif yang memungkinkan dua pemain berperan sebagai barongsai dan bergerak secara sinkron untuk melewati tantangan. Gim ini merupakan hasil Program Global Game Jam 2026 Malang.
Lalu Cats & Osaka, gim eksplorasi interaktif yang mengajak pemain menemukan karakter kucing tersembunyi di lingkungan bertema kota Osaka. Cats & Osaka menghadirkan visual yang menarik dan pendekatan permainan yang santai.
Selain itu, empat gim lainnya merupakan pemenang Garena Game Jam 3. Yaitu Let Neigh Out! (Universitas Indonesia), Fall Through (Universitas Indonesia), Get Flagged (Institut Teknologi Bandung).
Ditampilkan juga No Cats Work as Expectations karya developer individu dari Politeknik Negeri Malang sebagai Most Creative Team. Mengusung tema Nothing Works as Expected, gim-gim ini menghadirkan pengalaman bermain unik, serta diperkaya elemen visual bernuansa Imlek.

.gif)