![]() |
Dalam kesempatan tersebut, TB Ace Hasan Syadzily mendorong para lulusan untuk mengambil peran strategis di tengah tantangan global, dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat sektor pendidikan, ekonomi, serta pengelolaan potensi daerah.
“Kita tentu berharap apa yang telah mereka dapatkan dapat dimanfaatkan untuk berkontribusi terhadap dunia pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta mengoptimalkan kekayaan alam daerah, mengingat Garut memiliki potensi mulai dari pertanian, kelautan, hingga peternakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan ideologi kebangsaan dan karakter menjadi faktor penting agar lulusan mampu bersaing secara global sekaligus menjaga ketahanan daerah. Lemhannas RI juga membuka peluang kerja sama dengan Universitas Garut, termasuk pendidikan kepemimpinan dan kajian strategis yang dapat menjadi masukan kebijakan nasional.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dalam sambutannya menilai Pendidikan Bela Negara memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda, terutama dalam menumbuhkan keberanian, disiplin, dan ketangguhan menghadapi tantangan.
Sementara itu, Rektor Universitas Garut Irfan Nabhani melaporkan sebanyak 1.160 wisudawan mengikuti Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII Gelombang I, yang berasal dari berbagai fakultas, mulai dari Program Pascasarjana hingga Fakultas Ekonomi dengan jumlah lulusan terbanyak.
Kehadiran Gubernur Lemhannas RI bersama jajaran pejabat daerah dan unsur Forkopimda Garut menegaskan perhatian terhadap peran perguruan tinggi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari pembangunan nasional







0 Post a Comment:
Post a Comment