LEBAK KONTAK BANTEN Sebanyak 1.582 warga Baduy akan mengikuti prosesi Seba Baduy yang digelar di Pendopo Bupati Lebak pada Jumat malam.
Seba Baduy merupakan ritual tahunan masyarakat adat Baduy sebagai bentuk ungkapan syukur atas hasil panen sekaligus penghormatan kepada pemerintah. Dalam tradisi ini, warga berjalan kaki dari wilayah adat di Desa Kanekes menuju pusat pemerintahan sambil membawa hasil bumi.
Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom, mengatakan sebagian warga Baduy Dalam telah memulai perjalanan sejak dini hari.
“Sebanyak 37 warga Baduy Dalam tadi pagi subuh sudah berjalan kaki menuju ke Pendopo Lebak,” ujarnya.
Ia menyebutkan, total peserta Seba Baduy tahun ini mencapai 1.582 orang. Dalam prosesi tersebut, masyarakat membawa berbagai hasil panen seperti pisang, gula aren, laksa, beras, serta komoditas lainnya untuk diserahkan kepada pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak, Yosep M Holis, membenarkan jumlah peserta tersebut berdasarkan laporan dari pemerintah desa.
“Informasi dari Jaro Oom ada 1.582 yang berangkat ke Pendopo. Mereka kini sudah mulai berjalan kaki menuju lokasi,” katanya.
Rangkaian Prosesi Seba Baduy
Pemerintah Kabupaten Lebak telah menyiapkan rangkaian penyambutan bagi warga Baduy yang mengikuti prosesi Seba.
Rangkaian kegiatan meliputi:
- Penyambutan di Jembatan Keong, Kalanganyar
- Penampilan berbagai kesenian tradisional
- Arak-arakan menuju Pendopo Bupati Lebak
“Proses penyambutan seperti tahun-tahun sebelumnya digelar di Jembatan Keong, setelah itu iring-iringan ke pendopo sambil menampilkan beberapa pertunjukan,” ujarnya.
Daya Tarik Wisata Budaya
Tradisi Seba Baduy telah menjadi salah satu agenda budaya yang masuk dalam kalender nasional pariwisata. Ritual ini rutin menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selain sebagai tradisi adat, Seba Baduy juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Baduy dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan pemerintah.
Pemerintah daerah berharap pelaksanaan Seba Baduy tahun ini berjalan lancar serta semakin memperkuat pelestarian budaya lokal di Kabupaten Lebak.***

.gif)