< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Dirut KAI: 6–7 Penumpang Masih Terjebak Usai Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 | Selasa, April 28, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-27T23:33:37Z

 

 


JAKARTA KONTAK BANTEN Bekasi — Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, mengungkapkan masih ada sekitar enam hingga tujuh penumpang yang terjebak di dalam gerbong KRL pasca kecelakaan dengan Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby pada Selasa dini hari, saat proses evakuasi masih berlangsung di lokasi kejadian.


Kronologi dan Kondisi Korban

Kecelakaan terjadi pada Senin malam ketika KRL Commuter Line bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek. Benturan keras menyebabkan sejumlah gerbong mengalami kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka.

Hingga pukul 01.00 WIB:

  • 4 orang meninggal dunia (seluruhnya penumpang KRL)
  • 71 korban luka menjalani perawatan dan observasi di rumah sakit
  • 6–7 penumpang masih terjebak di dalam gerbong

“Untuk posisi korban yang masih terjepit di gerbong KRL sampai malam hari ini sekitar enam, tujuh orang,” ujar Bobby.


Proses Evakuasi Dramatis

Evakuasi korban berlangsung intensif dengan melibatkan metode mekanik karena kondisi korban masih terjepit di dalam rangkaian kereta.

Langkah evakuasi yang dilakukan:

  • Pemotongan rangkaian kereta menggunakan alat berat
  • Penarikan sebagian gerbong ke arah Bekasi
  • Pembukaan akses ke titik korban terjebak

Selain itu, tim penyelamat juga memberikan bantuan darurat kepada korban yang belum berhasil dievakuasi.

Penanganan di lokasi:

  • Pemberian oksigen
  • Pertolongan medis sementara
  • Pemantauan kondisi korban secara berkala

Kondisi Masinis dan Penumpang Lain

Bobby memastikan bahwa masinis dalam kondisi selamat dan telah berhasil keluar dari rangkaian kereta. Namun, sejumlah penumpang dan petugas dari kereta jarak jauh juga dilaporkan mengalami luka akibat benturan.


Dugaan Penyebab Kecelakaan

Terkait penyebab awal, KAI menduga insiden dipicu oleh gangguan operasional yang berawal dari peristiwa di perlintasan sebidang.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kami menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada KNKT untuk mendapatkan hasil yang objektif,” kata Bobby.


Komitmen Penanganan Korban

KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal di fasilitas kesehatan.

Langkah yang dilakukan:

  • Koordinasi intensif dengan rumah sakit
  • Penanganan medis bagi korban luka
  • Dukungan penuh bagi proses pemulihan penumpang

Kesimpulan

Kecelakaan antara KRL Commuter Line dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur menjadi salah satu insiden serius dalam transportasi kereta api tahun ini. Proses evakuasi yang masih berlangsung menunjukkan kompleksitas penyelamatan korban di lapangan.

Dengan masih adanya penumpang yang terjebak, upaya evakuasi menjadi prioritas utama, sementara hasil investigasi KNKT diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.


Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update