Pandeglang Kontak Banten – Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang bergerak cepat dengan menggelar konferensi pers beberapa menit setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal di depan SDN Sukaratu 5, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majasari, Kamis (30/4/2026).
Dalam keterangannya, Kasat Lantas Polres Pandeglang, Surya Muhammad, menyampaikan kronologi lengkap kejadian yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
“Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban. Dan kepada korban yang masih dirawat, semoga segera diberikan kesembuhan,” ujarnya di Mapolres Pandeglang.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Innova hitam bernomor polisi A 1633 BF melaju dari arah Kadomas menuju Cipacung.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang, Ahmad Mursidi.
Setibanya di lokasi kejadian, tepat di depan SDN Sukaratu 5, kendaraan diduga kehilangan kendali dan bergerak ke arah bahu jalan sebelah kanan, di mana saat itu terdapat aktivitas masyarakat, termasuk siswa yang sedang beristirahat dan pedagang jajanan.
“Kendaraan pertama kali menabrak sepeda motor Honda Revo yang sedang berhenti di pinggir jalan, kemudian melaju dan menabrak sejumlah siswa,” jelas Surya.
Data Korban
Dalam insiden tersebut, satu orang pelajar bernama TB. Muhammad Atharul Milal meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif.
Sementara itu, enam siswa lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan, yakni:
- M. Faisal
- M. Revaldy
- Ayu Nur Fadilah
- M. Dafa
- Alifa Balqis
- Siti Wafa
Selain itu, seorang pedagang bernama Dewi Handayani dilaporkan dalam kondisi kritis saat itu, serta satu korban lainnya, seorang sales bernama Endang, juga mengalami luka.
Seluruh korban langsung dievakuasi oleh warga bersama petugas ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis.
Penanganan dan Penyelidikan
Pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi kendaraan beserta barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.
“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk memeriksa kondisi kendaraan, faktor pengemudi, serta situasi jalan saat kejadian,” tambah Surya.
Kapolres Pandeglang, Dhyno Indra Setyadi, turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan sekolah dan instansi terkait untuk memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga.
Imbauan Kepolisian
Kapolres mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi kawasan sekolah yang memiliki aktivitas tinggi.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga kecepatan kendaraan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Catatan: Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

.gif)