
KOTA TANGERANG KONTAK BANTEN — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang terus memperkuat sistem penyebaran informasi publik hingga ke tingkat masyarakat paling bawah. Salah satu langkah yang dilakukan ialah meningkatkan kapasitas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di seluruh wilayah Kota Tangerang agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar di Ruang Al-Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (22/5/2026).
Pelatihan tersebut diikuti perwakilan anggota KIM dari berbagai kelurahan di Kota Tangerang. Para peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan informasi publik, optimalisasi website pemerintah, pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), hingga pemanfaatan teknologi AI dalam produksi konten digital.
Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik (DIKP) Diskominfo Kota Tangerang Ian Chavid Rizqullah mengatakan, pelatihan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan sistem komunikasi publik yang lebih modern, cepat, dan efektif.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut seluruh anggota KIM untuk terus meningkatkan kemampuan agar mampu menyampaikan informasi pemerintah secara lebih kreatif dan mudah dipahami masyarakat.
“Dampaknya adalah mereka menjadi update berkaitan dengan keilmuan informasi. Yang tadinya tidak tahu menjadi tahu. Terlebih materi ini disampaikan oleh praktisi profesional, termasuk pelatihan AI,” ujar Ian.
Ia menjelaskan, penggunaan teknologi AI saat ini sangat membantu dalam mempercepat pembuatan berbagai materi informasi publik. Mulai dari desain visual, video animasi, hingga konten digital lainnya kini dapat dibuat lebih efisien.
“Sekarang bikin konten, video animasi, atau materi informasi lainnya bisa selesai jauh lebih cepat berkat teknologi AI,” katanya.
Penyebaran Informasi Hanya Lima Menit Sampai Tingkat RT/RW
Dalam pelatihan tersebut, Diskominfo Kota Tangerang juga menjelaskan pola penyebaran informasi pemerintah yang saat ini sudah terintegrasi secara digital hingga tingkat wilayah.
Ian mengungkapkan, keberadaan KIM di seluruh kelurahan membuat distribusi informasi pemerintah menjadi jauh lebih cepat dan efektif.
Menurutnya, Diskominfo cukup menyampaikan informasi kepada lurah atau camat, kemudian diteruskan ke grup wilayah hingga RT dan RW.
“Kita pernah mencoba membagikan sosialisasi program melalui grup komunikasi. Dari kami di-share ke lurah atau camat, lalu diteruskan ke wilayah hingga grup RT/RW. Hanya sekitar lima menit, informasi sudah sampai ke tingkat bawah,” paparnya.
Sistem komunikasi digital tersebut dinilai sangat membantu pemerintah dalam menyampaikan program, sosialisasi, hingga informasi darurat kepada masyarakat secara cepat dan merata.
Diskominfo Genjot Penggunaan Aplikasi Tangerang LIVE
Selain memperkuat jaringan informasi masyarakat, Diskominfo Kota Tangerang juga terus mendorong pemanfaatan aplikasi Tangerang LIVE sebagai layanan digital terpadu milik Pemerintah Kota Tangerang.
Ian menyebutkan, saat ini aplikasi Tangerang LIVE telah diunduh lebih dari 500 ribu pengguna atau sekitar 25 persen dari total penduduk Kota Tangerang.
Aplikasi tersebut menjadi salah satu sarana utama pelayanan publik digital yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah dalam satu platform.
“Kami ke depan akan terus menggenjot angka tersebut agar pemanfaatan layanan digital ini semakin merata di seluruh masyarakat Kota Tangerang,” ujarnya.
KIM Didorong Jadi Garda Terdepan Informasi Publik
Diskominfo Kota Tangerang berharap Kelompok Informasi Masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi pembangunan dan program pemerintah kepada masyarakat.
Selain memanfaatkan media digital dan grup komunikasi masyarakat, Diskominfo juga memasang X-banner informasi di kantor kelurahan untuk memperkenalkan fungsi serta peran KIM kepada masyarakat luas.
Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang berharap kualitas komunikasi publik semakin meningkat sehingga seluruh program pemerintah dapat diterima masyarakat secara cepat, akurat, dan mudah dipahami.
.gif)