< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Jemaah Haji Banten Gagal Berangkat, Tujuh Orang Dipulangkan karena Tidak Memenuhi Syarat Kesehatan

Rabu, 06 Mei 2026 | Rabu, Mei 06, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-06T10:42:56Z

 


 

TANGERANG  KONTAK BANTEN — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banten memulangkan tujuh jemaah calon haji asal Provinsi Banten dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh. Keputusan ini diambil setelah para jemaah dinyatakan tidak memenuhi kriteria istitha’ah atau kemampuan kesehatan untuk menjalankan ibadah haji.

Kepala Seksi PPIH Embarkasi Banten, Muhamad Yogi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil dari pemantauan intensif tim kesehatan terhadap sembilan jemaah yang mengalami penurunan kondisi fisik selama berada di embarkasi.

“Setelah melalui rangkaian pemeriksaan, tujuh orang dinyatakan tidak dapat melanjutkan keberangkatan ke Tanah Suci tahun ini. Kami harus memastikan setiap jemaah memenuhi syarat kesehatan demi keselamatan mereka,” ujarnya di Tangerang, Rabu (6/5/2026).

Ditunda hingga Tahun Depan

Yogi menegaskan, keberangkatan tujuh jemaah tersebut ditunda hingga musim haji tahun depan. Sementara itu, dua jemaah lainnya yang sebelumnya juga dalam pemantauan, akhirnya dinyatakan layak berangkat setelah menjalani observasi lanjutan.

Adapun jemaah yang sempat mengalami kendala kesehatan berasal dari berbagai daerah di Banten, antara lain Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Cilegon.

Pemeriksaan Kesehatan Ketat

PPIH memastikan bahwa seluruh jemaah yang akan diberangkatkan telah melalui pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Proses ini meliputi pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, kadar gula darah, hingga tes urine khusus bagi jemaah perempuan.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari standar keselamatan agar seluruh jemaah mampu menjalankan rangkaian ibadah haji yang membutuhkan kondisi fisik prima.

Prosedur Mitigasi Disiapkan

Selain itu, PPIH juga telah menyiapkan prosedur mitigasi bagi jemaah yang mengalami penurunan kesehatan secara mendadak selama berada di asrama haji.

“Jika kondisi kesehatan turun drastis, jemaah akan dirujuk ke RSUD Kota Tangerang untuk observasi maksimal empat jam. Jika hasil medis tidak memungkinkan, maka keberangkatan akan ditunda ke kloter berikutnya atau hingga tahun depan,” jelas Yogi.

Utamakan Keselamatan Jemaah

PPIH menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Oleh karena itu, setiap keputusan yang diambil selalu berdasarkan pertimbangan medis yang ketat.

Dengan langkah ini, diharapkan seluruh jemaah yang berangkat ke Tanah Suci benar-benar dalam kondisi sehat dan mampu menjalankan ibadah secara optimal.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update