KAB SERANG KONTAK BANTEN– Pemerintah Kabupaten Serang terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Program tersebut menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Serang.
Dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, sebanyak 1.309 warga telah menerima bantuan UEP. Program ini dirancang sebagai bantuan stimulan berbasis pemberdayaan ekonomi agar masyarakat kurang mampu dapat membangun usaha mandiri dan berkelanjutan.
Ribuan Warga Terima Bantuan Usaha
Selain bantuan UEP, Pemkab Serang juga menyalurkan bantuan melalui program KUBE sebanyak 30 paket. Setiap kelompok yang terdiri dari lima orang menerima bantuan modal usaha sebesar Rp15 juta.
Sementara itu, bantuan UEP diberikan sebesar Rp2,5 juta per orang kepada total 1.396 penerima manfaat. Bantuan tersebut diprioritaskan untuk mendukung berbagai usaha kecil masyarakat, mulai dari perdagangan, kuliner, pertanian kecil, hingga usaha rumahan yang dinilai memiliki potensi berkembang.
Program bantuan ini menjadi salah satu strategi Pemkab Serang dalam mendorong masyarakat agar memiliki sumber penghasilan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Dinsos: Bantuan untuk Bangun Kemandirian Ekonomi
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian menjelaskan, program UEP bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurutnya, bantuan tersebut diberikan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan sosial, tetapi mampu mengembangkan usaha produktif yang dapat menopang kebutuhan keluarga dalam jangka panjang.
“UEP ini adalah bentuk intervensi pemerintah untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha produktif. Bantuan ini kami arahkan untuk memperkuat ekonomi keluarga, sehingga ke depan mereka bisa lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Ia menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Serang dalam mewujudkan visi pembangunan daerah “Serang Bahagia”, khususnya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.
“Komitmen kami jelas, bagaimana masyarakat bisa naik kelas secara ekonomi. Bantuan ini bukan sekadar santunan, tetapi menjadi pemicu agar masyarakat memiliki usaha yang berkelanjutan. Harapannya, penerima manfaat bisa berkembang, bahkan membuka lapangan kerja baru di lingkungannya,” katanya.
Penyaluran Bantuan Berdasarkan DTKS
Yadi menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan dilakukan secara selektif dan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Calon penerima bantuan harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya:
- berasal dari keluarga kurang mampu,
- memiliki atau berencana membuka usaha produktif,
- serta bersedia mengikuti pembinaan dan pendampingan dari pemerintah daerah.
Menurutnya, proses verifikasi dan validasi data menjadi langkah penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan dimanfaatkan secara optimal oleh penerima manfaat.
“Prosesnya melalui verifikasi dan validasi data, kemudian dilakukan pendampingan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.
Warga Mengaku Sangat Terbantu
Salah satu penerima bantuan UEP, Saeful, warga Kecamatan Pamarayan, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia mengatakan bantuan modal usaha yang diterimanya memberikan harapan baru bagi keluarganya untuk memperbaiki kondisi ekonomi.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi saya. Sekarang saya bisa menambah modal usaha dan lebih semangat untuk mengembangkan usaha kecil yang saya jalankan. Mudah-mudahan ke depan usaha saya bisa lebih maju dan membantu kebutuhan keluarga,” ungkapnya.
Ia berharap program bantuan usaha seperti UEP dan KUBE dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, khususnya pelaku usaha kecil di pedesaan.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat
Melalui program bantuan berbasis pemberdayaan ekonomi tersebut, Pemkab Serang tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga berupaya membangun transformasi sosial menuju masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Program UEP dan KUBE diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

.gif)