INGGRIS — Kekhawatiran sempat menyelimuti publik Anfield setelah Mohamed Salah mengalami cedera dalam laga Liverpool FC melawan Crystal Palace akhir pekan lalu. Penyerang asal Mesir itu terlihat menahan sakit sebelum akhirnya ditarik keluar pada babak kedua.
Momen tersebut sempat memicu spekulasi bahwa
musim Salah bersama Liverpool berakhir lebih cepat. Apalagi, cedera
hamstring yang dialaminya tampak cukup mengkhawatirkan saat ia
meninggalkan lapangan.Situasi semakin memanas setelah muncul klaim dari tim medis timnas
Mesir yang menyebut adanya robekan pada otot hamstring. Prediksi
absennya Salah hingga empat pekan pun sempat membuat para pendukung The
Reds diliputi kecemasan.
Namun, kabar terbaru justru membawa angin segar.
Pihak Liverpool FC memastikan bahwa cedera yang dialami Salah tidak
serius dan hanya berupa gangguan otot ringan.
Dengan kondisi tersebut, peluang pemain bernomor
punggung 11 itu untuk kembali merumput sebelum musim berakhir masih
terbuka lebar. Bahkan, ia berpotensi tampil dalam sejumlah laga penting,
termasuk pertandingan penutup musim menghadapi Brentford FC pada 24 Mei
mendatang.
“Liverpool FC dapat mengonfirmasi bahwa Mohamed
Salah diperkirakan akan dapat bermain kembali sebelum akhir musim ini,”
demikian pernyataan resmi klub.
“Masalah yang menyebabkan ia ditarik keluar kini telah dikonfirmasi sebagai cedera otot ringan. Ia diperkirakan akan kembali bermain menjelang akhir musim 2025–2026,” tulis pernyataan tersebut.

.gif)