< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Diduga Korsleting Listrik, Empat Rumah Warga di Labuan Pandeglang Hangus Terbakar

Jumat, 19 Juni 2026 | Jumat, Juni 19, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-19T08:36:42Z

 

Kebakaran yang terjadi di Kampung Makui Tonggoh, Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Kamis (18/06/2026) siang.


PANDEGLANG  KONTAK BANTEN – Musibah kebakaran menghanguskan sedikitnya empat rumah warga di Kampung Makui RT 001 RW 006, Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Kamis (18/6/2026). Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari bilik bambu dan material mudah terbakar membuat kobaran api sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.

Anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Labuan, Basith Djoma, mengatakan bahwa api dengan cepat menghanguskan bangunan karena mayoritas rumah korban menggunakan material tradisional yang mudah terbakar.

“Rumah korban kebakaran mayoritas berbahan bilik dan bambu. Karena materialnya mudah terbakar, api cepat merambat dan membakar habis rumah-rumah tersebut,” kata Basith, Jumat (19/6/2026).

Menurut Basith, setelah menerima laporan kejadian, pihak KSB langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan terhadap korban terdampak serta berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna mempercepat penanganan pasca kebakaran.

“Kami telah melakukan asesmen dan pendataan korban, kemudian melaporkannya kepada Forum KSB Provinsi Banten, Camat Labuan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Kepala BPBDPK Kabupaten Pandeglang, serta pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Pendataan tersebut dilakukan sebagai dasar untuk pengajuan bantuan darurat maupun bantuan rehabilitasi bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.

Sementara itu, Ketua Forum KSB Provinsi Banten, Beni Madsira, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari KSB Kecamatan Labuan terkait kejadian kebakaran tersebut.

Menurutnya, Forum KSB Provinsi Banten akan berupaya mengusulkan bantuan kepada pemerintah dan instansi terkait agar para korban mendapatkan dukungan yang dibutuhkan.

“Laporannya sudah kami terima. Kami akan mengusulkan agar para korban memperoleh bantuan, baik bantuan kedaruratan kebencanaan maupun bantuan untuk pembangunan kembali rumah yang terbakar,” ungkap Beni.

Ia menambahkan, bantuan yang dibutuhkan korban tidak hanya berupa kebutuhan darurat seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan rumah tangga, tetapi juga dukungan untuk pemulihan tempat tinggal agar para korban dapat kembali menjalani aktivitas normal.

Beni juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman maupun kelalaian dalam penggunaan peralatan rumah tangga.

“Masyarakat harus selalu berhati-hati. Sebelum meninggalkan rumah, pastikan aliran listrik aman, kompor sudah dimatikan, dan jangan meninggalkan lilin, obat nyamuk bakar, atau benda lain yang masih menyala karena dapat memicu kebakaran,” tegasnya.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah serta memastikan seluruh peralatan yang berpotensi menimbulkan api dalam kondisi aman. Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk meminimalisasi risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar maupun korban jiwa.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update