TANGERANG, KONTAK BANTEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menggelar Sosialisasi Pengelolaan E-Ijazah Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026 yang diikuti seluruh kepala sekolah, operator sekolah, dan pengawas SD se-Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Jumat (5/6/2026).
Sosialisasi ini merupakan bagian dari transformasi digital layanan pendidikan yang bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, serta keamanan dokumen pendidikan di Kabupaten Tangerang.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Agus Supriatna, mengatakan penerapan e-ijazah menjadi langkah penting dalam modernisasi administrasi pendidikan sekaligus upaya memperkuat perlindungan terhadap dokumen kelulusan peserta didik.
"Hari ini peserta yang hadir sebanyak 1.000 orang yang terdiri dari kepala sekolah, operator SD, dan pengawas sekolah. Tujuan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman mengenai pengelolaan e-ijazah sekaligus meningkatkan keamanan dokumen pendidikan," ujar Agus Supriatna.
Menurutnya, digitalisasi ijazah akan memberikan banyak kemudahan bagi sekolah maupun peserta didik dalam proses penyimpanan, pengelolaan, hingga verifikasi dokumen kelulusan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilli Windu Rezeki Sugandhi, menjelaskan bahwa transformasi ijazah dari sistem manual ke digital memiliki berbagai keunggulan, terutama dalam mencegah pemalsuan dokumen.
Menurut Dilli, e-ijazah dilengkapi teknologi enkripsi digital dan sistem kriptografi yang membuat dokumen tersebut sulit dipalsukan.
"Melalui e-ijazah, potensi pemalsuan dapat diminimalisir karena sistem sudah dilengkapi teknologi keamanan digital. Selain itu, dokumen tersimpan secara elektronik sehingga tidak mudah rusak atau hilang," jelasnya.
Ia menambahkan, e-ijazah juga memudahkan proses verifikasi keaslian dokumen. Pengecekan dapat dilakukan secara real-time hanya dengan memindai kode QR atau melalui portal resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Verifikasi menjadi lebih cepat dan mudah karena dapat dilakukan secara langsung melalui QR Code maupun sistem resmi yang tersedia," katanya.
Dilli menegaskan keberhasilan implementasi e-ijazah membutuhkan sinergi yang baik antara kepala sekolah, operator sekolah, dan pengawas sekolah dalam memastikan validitas serta kelengkapan data peserta didik sebagai dasar penerbitan dokumen.
Karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menggelar sosialisasi ini agar seluruh pihak yang terlibat memahami prosedur dan mekanisme pengelolaan e-ijazah secara tepat.
"Kami berkomitmen mendukung digitalisasi layanan pendidikan demi mewujudkan tata kelola administrasi yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik," tegas Dilli.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang yang memaparkan pentingnya validasi data kependudukan peserta didik.
Selain itu, perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten turut memberikan materi terkait penguatan tata kelola layanan pendidikan berbasis digital serta mitigasi risiko dalam penerapan sistem elektronik.
Melalui penerapan e-ijazah, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kualitas layanan administrasi pendidikan semakin modern, aman, dan mampu memberikan kemudahan bagi peserta didik maupun satuan pendidikan dalam mengakses dokumen kelulusan secara cepat dan terpercaya.

.gif)