< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Polri Kerahkan Tiga Kapal Polisi Cari 118 Korban KM Virgo Transport 8 di Kalimantan Selatan

Minggu, 13 September 2026 | Minggu, September 13, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-13T13:41:19Z

 

 

BANJARMASIN, KONTAK BANTEN — Polri mengerahkan tiga Kapal Polisi untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap penumpang dan awak KM Virgo Transport 8 yang mengalami insiden di perairan Kalimantan Selatan.

Hingga Minggu (13/9/2026) pagi, sebanyak 125 orang telah dievakuasi, terdiri dari 124 orang dalam kondisi selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara itu, 118 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pencarian dan penyelamatan korban menjadi prioritas utama dalam operasi tersebut.

“Polri memberikan dukungan penuh dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8. Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal,” ujar Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).

KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak

KM Virgo Transport 8 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sebelum dilaporkan mengalami hilang kontak pada pukul 02.05 WITA.

Lokasi terakhir kapal diperkirakan berada di sekitar Pulau Masalembu, dengan jarak sekitar 86 mil laut dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 09.00 WIB, jumlah Person on Board (POB) mencapai 243 orang. Data tersebut terdiri dari sekitar 215 penumpang dan 30 awak kapal.

Dari total tersebut, 125 orang telah berhasil dievakuasi. Sebanyak 124 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Sementara 118 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

“Sebanyak 125 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 124 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara 118 orang lainnya masih dalam proses pencarian,” kata Trunoyudo.

Tiga Kapal Polisi Dikerahkan

Untuk memperkuat operasi pencarian, Korpolairud Baharkam Polri memberangkatkan tiga Kapal Polisi terdekat setelah seluruh kebutuhan logistik dan persiapan operasi diselesaikan.

Ketiga kapal tersebut diarahkan menuju lokasi kejadian untuk membantu memperluas pencarian sekaligus mendukung proses evakuasi korban.

Adapun tiga Kapal Polisi yang dikerahkan yakni:

  • KP Laksmana-7012 dari BKO Kalimantan Selatan, berjarak sekitar 80 mil laut dengan estimasi perjalanan tujuh jam.
  • KP Ibis-6001 dari BKO Kalimantan Tengah, berjarak sekitar 103 mil laut dengan estimasi perjalanan sembilan jam.
  • KP Manyar-5003 dari BKO Surabaya, berjarak sekitar 200 mil laut dengan estimasi perjalanan sekitar 24 jam.

Ketiganya telah diberangkatkan setelah menyelesaikan persiapan kebutuhan operasional SAR.

Kekuatan SAR Terus Ditambah

Selain tiga Kapal Polisi, operasi pencarian juga diperkuat sejumlah armada laut lainnya.

Di antaranya KN Laksamana Basarnas, KNP 382 KSOP, KM Hai Da, dan KM Niki Mila Utama. Dukungan tambahan juga diberikan oleh TB TCP, TB Mauha IX, serta KM Cahaya Bahati Jaya.

Pencarian juga mendapatkan dukungan udara. Satu helikopter milik Polda Kalimantan Tengah dan satu helikopter Basarnas Surabaya dikerahkan untuk memperluas jangkauan pencarian sekaligus membantu proses evakuasi.

Basarnas mengerahkan 20 personel yang dipimpin Capt. Jahrudin untuk bergabung dalam operasi. Sementara KSOP mengirimkan 10 personel menggunakan KNP 382 sejak pukul 07.00 WITA.

“Kekuatan SAR terus diperkuat. Seluruh kekuatan ini bergerak untuk memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi,” ujar Trunoyudo.

Posko SAR Didirikan di Dermaga Trisakti

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI AL Lanal Banjarmasin, Polairud Polda Kalimantan Selatan, hingga KSOP Banjarmasin.

Sejumlah unsur lain juga turut memberikan dukungan, seperti SROP Navigasi, Pelindo, Kesehatan Pelabuhan, agen kapal, dan instansi terkait lainnya.

Polairud Polda Kalsel terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk mendukung operasi pencarian dan evakuasi.

Sebagai pusat koordinasi operasi, Posko SAR didirikan di Dermaga Trisakti Banjarmasin. Posko tersebut menjadi pusat pemantauan, koordinasi antarinstansi, sekaligus tempat pengumpulan informasi terkait perkembangan pencarian korban.

Dengan masih adanya 118 orang yang belum ditemukan, seluruh unsur SAR terus memperluas area pencarian dan melakukan penyisiran untuk menemukan para korban.(tim)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update