
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan apresiasi atas
subsidi biaya haji 2027 yang dinilai meringankan beban calon jemaah.
[Sumber foto: Dok. DPR
JAKARTA, KONTAK BANTEN — Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2027 disebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Kebijakan subsidi pemerintah sebesar Rp3.184.981 per jemaah untuk komponen Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) menjadi salah satu faktor yang meringankan beban biaya calon jemaah haji Indonesia.
Berdasarkan skema yang disampaikan, rata-rata sisa pelunasan jemaah haji reguler pada 2027 mencapai sekitar Rp23.248.825 per jemaah. Jumlah tersebut turun dibandingkan rata-rata sisa pelunasan pada 2026 yang mencapai Rp26.433.806.
Penurunan beban pelunasan ini dilakukan di tengah tekanan ekonomi global dan kenaikan sejumlah komponen biaya penyelenggaraan haji, termasuk bahan bakar pesawat atau avtur.
Di sisi lain, pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI juga menyepakati peningkatan paket layanan bagi jemaah selama berada di Arab Saudi, dari Paket D menjadi Paket C.
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan peningkatan fasilitas tersebut diharapkan memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah selama menjalankan ibadah haji.
“Peningkatan kualitas fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kekhusyukan yang lebih bagi jemaah dalam menjalankan ibadah haji,” ujar Cucun, dikutip dari laman resmi DPR RI, Kamis (8/10/2026).
Subsidi Pemerintah Ringankan Biaya Haji 2027
Cucun mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan subsidi untuk meringankan biaya haji. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan negara bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci.
Ia menilai dukungan tersebut penting, terutama ketika ketidakpastian ekonomi global berpotensi memengaruhi biaya transportasi dan komponen lain dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Apresiasi yang sangat tinggi kami haturkan kepada Presiden Prabowo atas komitmen dan kehadiran negara dalam meringankan biaya haji di tengah ketidakpastian global saat ini melalui subsidi langsung,” kata Cucun.
Ia juga menyampaikan bahwa Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turut memantau pembahasan formula biaya haji 2027 melalui koordinasi dengan Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI.
Menurut Cucun, komunikasi tersebut dilakukan untuk memastikan besaran biaya yang ditetapkan tetap mempertimbangkan kemampuan calon jemaah.
Ia mengungkapkan, menjelang rapat kerja pengesahan dan penetapan BPIH 2027, Dasco berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas upaya meringankan beban biaya haji masyarakat.
Biaya Pelunasan Turun, Paket Layanan Haji Ditingkatkan
Selain meringankan biaya yang harus dibayar jemaah, pemerintah dan DPR RI menyepakati peningkatan paket layanan dari Paket D menjadi Paket C.
Peningkatan tersebut diharapkan mendukung kenyamanan jemaah selama menjalani rangkaian ibadah di Arab Saudi. Dengan demikian, kebijakan penyelenggaraan haji 2027 tidak hanya berfokus pada pengendalian biaya, tetapi juga pada kualitas pelayanan.
Cucun berharap kebijakan subsidi dan peningkatan fasilitas tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji.
“Alhamdulillah, ongkos haji 2027 meringankan masyarakat yang akan menjalankan ibadah haji sehingga tidak terlalu berat dalam melunasinya,” pungkasnya.
Dengan skema tersebut, calon jemaah diharapkan memperoleh keringanan dalam memenuhi kewajiban pelunasan sekaligus mendapatkan layanan yang lebih baik selama berada di Tanah Suci(tim)
.gif)