< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Embay Dapat Wejangan Mantan Menkop dan UKM

Jumat, 27 Januari 2017 | Jumat, Januari 27, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-26T23:37:02Z

TANGSEL, (KB).-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Banten nomor urut 2 H. Embay Mulya Syarief berkunjung ke kediaman mantan Menteri Koperasi dan UKM era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zarkasih Nur, Selasa (24/1/2017). Dalam kunjungan tersebut, Embay mendapat wejangan dari sesepuh PPP tersebut mengenai pentingnya membangun pemerintahan yang bersih.Kedatangan Embay yang memakai baju kokok putih tersebut disambut dengan ramah oleh Zarkasyi di halaman rumahnya. Selanjutnya keduanya berbincang akrab dihadiri sejumlah pendukungnya. ”Pesan kita, sederhana. Mari kita laksanakan pemerintahan yang sesuai ajaran, nilai Islam, antara lain kejujuran. Bagaimana di daerah ini tidak terjadi lagi mengalami daerah yang korupsinya ketiga. Citra itu kita hilangkan,” kata Zarkasih seperti dilansir detikcom. Zarkasih juga berpesan agar pasangan Cagub Rano Karno itu bisa menjalankan pemerintahan dengan bersih, jika terpilih. Menurutnya, Zarkasih adalah orang yang pas untuk maju sebagai pemimpin di Banten. ”Kedua, jangan sampai ada nepotisme. Kita ingin pemerintahan yang clean government. Meskipun pihak lain menghendaki begitu. Tapi lebih pas yang melaksanakan beliau ini,” ucap Zarkasih.Terpisah, tokoh masyarakat sekaligus ulama Banten Abuya Murtadho memberikan pandangannya terhadap keislaman calon Gubernur Banten nomor urut 2 Rano Karno. Menurut Murtadho, Rano Karno mempunyai nilai-nilai keislaman yang baik dan melakukan ibadah sesuai dengan kewajiban yaitu di antaranya salat. "Keislamannya bagus. Dia (Rano Karno)  salat seperti orang Islam pada umumnya, ya artinya dia orang Islam yang taat," tutur Murtadho, Selasa (24/1/2017), seperti dirilis tim media Rano-Embay. Murtadho berpandangan agar pihak tertentu tidak serampangan menuduhkan PKI apalagi hanya didorong oleh kepentingan pragmatis seperti Pilkada Banten 2017. Selain Rano Karno, partai yang mengusungnya yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga diisukan sebagai partai yang membangkitkan kembali PKI. Murtadho menilai, PDIP merupakan partai yang sama seperti partai lain di Indonesia yang diakui oleh Pemerintah dan sesuai dengan aturan. "Partai PDIP sama seperti partai-partai lain, itu sudah disahkan oleh pemerintah dan sesuai dengan aturan yang ada" ujarnya. Saat ditanya terkait isu PKI yang menerpa Partai Banteng bermoncong putih itu,  Murtadho enggan menjawab,  karena menurutnya  ia tidak secara mendalam tahu seluk beluk partai tersebut. "Wah kalau soal itu saya tidak tahu, saya tidak tahu secara mendalam, yang pasti PDIP sama seperti partai lain," ucapnya.  Sebelumnya, Murtadho hadir dalam seminar sehari tentang wawasan Kebangsaan "Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa"  di Gedung Serba Guna DPRD Banten,  Rabu (25/1/2017).Sementara itu, pemerhati Politik Universitas Indonesia Adit Pradan menilai isu PKI. Isu ini memang masih sensitif di kalangan masyarakat kita karena ada memori masa lalu yang belum benar-benar  hilang. Dalam masa kampanye pilkada ini juga paling mudah dimainkan bisa dilihat di Jakarta dan Banten. Nah, masalahnya sebagai sebuah ideologi, komunis itu benar-benar sudah tidak ada dan tidak relevan. Ia mengatakan, partai politik dan para politisi tidak ada yang komunis, semua ideologinya pragmatis. Jadi, kata dia, tidak relevan bicara komunis, termasuk Banten. Karena itulah para Cagub dan Cawagub agar bijak dan tidak mengalamatkannya pada kontestan tertentu. "Jangan  menuduh tanpa bukti dan hanya merusak  tatanan masyarakat Banten yang religius. Berlaku bijak dengan ucapan kita," tutur Adi.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update