SERANG – Pemprov akan segera kembali melakukan lelang jabatan (open
bidding) untuk tujuh pejabat eselon II di lingkup Pemprov Banten. Hal
itu menyusul pada tahun ini pula, sejumlah kepala organisasi perangkat
daerah (OPD) memasuki masa pensiun.
Sekda Banten Ranta Soeharta mengatakan, setidaknya terdapat lima
kepala dinas yang pensiun pada 2018 ini. Pihaknya juga sudah melakukan
ancang-ancang terkait pembukaan lelang jabatan.
“Ada beberapa kepala OPD yang diganti, minimal yang pensiun diopen
bidding. Ada Pak Hudaya (Kepala Bappeda) itu (bulan) Juli pensiun, Bu
Maesyaroh (Kepala Dinkop dan UMKM) bulan April, ada Pak Nandy (Kepala
BPKAD) pensiun bulan Oktober, Pak Revri (Kepala Dishub) bulan Agustus,”
kata Ranta saat ditemui di KP3B, Kota Serang, Selasa (20/2).
“Untuk satu lagi saya lupa. Pokoknya ada tujuh itu termasuk dua OPD
(Biro Administrasi dan Rumah Tangga Pimpinan dan Biro Umum) yang diulang
lelangnya. Semua sudah kita siapkan,” sambungnya.
Saat disinggung soal mutasi dan rotasi pejabat, Ranta mengaku, pemprov masih harus melakukan asessmen.
“Jadi eselon III san IV kita asessmen semuanya. Karena pelantikan itu
tergantung asessmen. Kita sih kepinginnya paling telat (asessmen) bulan
ini lah,” ujarnya.
Ranta menilai, dalam proses asessmen bukanlah perkara mudah. Hal itu
karena Pemprov Banten harus menyiapkan dana untuk mengirim ratusan
pejabat ke Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk mengikuti proses
asessmen.
“Sekarang tinggal anggarannya siap atau tidak. Kekuatannya berapa,
kita hitung. Asessmen kan nggak bisa langsung diangkat, proses dulu, dan
tinghal nunggu rotasi,” jelasnya.
Terpisah, Asda III Setda Pemprov Banten Samsir membenarkan jika tahun
ini Pemprov kembali mengadakan open bidding. Meski begitu, dirinya
belum bisa memastikan kapan akan dilakukan lelang jabatan tersebut.
“Yang Jelas akan disatukan dengan jabatan lainnya yang pejabatnya
memasuki pensiun, seperti Bu Maesyaroh (Kepala Dinkop dan UMKM) bulan
Maret, kemudian Bappeda (Hudaya Latuconsina) kan Juni,” ujarnya.







0 comments:
Post a Comment