PANDEGLANG, (KB).- Seusai memimpin rapat dinas,
Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita inspeksi mendadak (sidak) ke dua
organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (3/9/2018) sekitar pukul 09.30
WIB. Dua instansi yang sidak, yakni Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah
(DPAD) dan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D).
Menurut informasi, saat sidak ke DPAD, bupati sempat merasa kecewa
saat melihat kondisi fasilitas kantor tidak nyaman. Di lokasi sidak,
bupati memeriksa tempat penyimpanan buku tidak layak, meja penerima tamu
seperti meja di warteg.
Selain itu, Irna memeriksa meja tempat membaca juga kondisinya tidak
layak, dinding tidak mencerminkan keindahan dan kenyamanan. Termasuk
tidak ada fasilitas komputer untuk umum maupun pengunjung perpustakaan.
Saat memeriksa semua fasilitas seperti tidak terawat, bupati langsung
menegur kepala DPAD. Irna menyarankan agar DPAD menganggarkan kebutuhan
untuk fasilitas perpustakaan dan buku yang dibutuhkan masyarakat.
Sebab, lanjut Irna, fasilitas tersebut sangat penting untuk kenyamanan
khususnya pengunjung perpustakaan.
“Bagaimana pengunjung perpustakaan mau betah, jika keadaannya seperti
ini. Lihat tuh mejanya sudah tak layak digunakan, tempat bukunya tidak
layak. Ini semua harus segera diganti dengan yang baru, tolong dicatat
dan segera anggarkan untuk pengadaan. Karena, saya ingin masyarakat
dilayani dengan nyaman,” ucap Irna.
Selain itu, dia mengingatkan soal kebersihan agar terus dijaga. Di
sana masih menemukan sampah bekas rokok, makanan dan lainnya tercecer di
halaman perpustakaan. Selain itu, dinding perpustakaan pun agar dihiasi
wallpaper supaya terlihat nyaman.
“Ini meja penerima tamu juga sudah tak layak, lihat saja mejanya
terlihat kumuh. Tolong segera diganti ya, karena perpustakaan itu harus
terlihat indah dan nyaman. Supaya pengunjungnya betah saat berkunjung ke
tempat ini, kalau seperti ini kan sangat tidak nyaman,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kepala DPAD Kabupaten Pandeglang, Agus Sumardani
mengaku masukan dari bupati sangat bagus untuk perbaikan. Seperti adanya
rak buku tidak layak dan fasilitas lainnya, ke depan akan diperbaiki.
Selain itu, lanjut Agus, DPAD akan segera mengusulkan anggarannya.
Selain itu, lanjut Agus, DPAD akan segera mengusulkan anggarannya.
“Memang seperti ini, fasilitas komputer masih kurang, nanti
kedepannya akan usulkan pengadaan fasilitas yang kami butuhkan. Tentu
saja itu semua untuk kebutuhan pelayanan lebih kepada masyarakat,”
tuturnya.
Seusai sidak Perpustakaan, bupati mendatangi kantor BP2D. Di ruangan
kantor itu, Irna langsung mengetes pelayanan tentang cara membayar
pajak. Namun, setelah diperagakan pegawai, bupati bisa menyaksikan
pelayanan saat membayar pajak. Namun di Kantor BP2D , bupati tidak banyak mengkritik, hanya mengingatkan pelayanan harus lebih baik.







0 comments:
Post a Comment