Situasi di Jalan Raya Munjul-Tigaraksa, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kotor tertimbun tanah, Selasa (8/1/2018).
|
TANGERANG-Aktivitas galian tanah menyebabkan di beberapa titik ruas Jalan Raya
Munjul-Tigaraksa, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kotor tertimbun tanah,
Selasa (8/1/2018). Pengendara roda dua pun harus berhati-hati karena
rawan terjatuh.
Informasi yang dihimpun TangerangNews, di ruas jalan yang
menghubungkan antara Kecamatan Solear dan Tigaraksa ini bahkan telah
terjadi kecelakaan tunggal sekitar 10 sepeda motor akibat kondisi jalan
yang licin.
Salah satu warga Desa Munjul, Kecamatan Solear, Munarom, 55,
mengatakan, tanah yang berada hampir disepanjang Jalan Raya
Munjul-Tigaraksa, diakibatkan oleh truk-truk tanah yang melintas yang
membuat sebagian kecil muatannya berceceran di jalan. Dalam sehari,
kata Munarom, terdapat puluhan truk yang melintasi jalan tersebut.
“Lumpur tanah itu dari ceceran tanah yang dibawa truk, pada
berjatuhan. Karena truk yang melintas banyak jadi lama kelamaan tanahnya
juga menumpuk dipinggir jalan, nah kemarin malem itu hujan yang membuat
tanahnya menjadi lumpur. Kalau tadi pagi itu ada 10 lebih motor yang
jatuh, karena licin jalanannya,” jelasnya.
Munarom menjelaskan, truk tanah yang melintas di Jalan Raya
Munjul-Tigaraksa berasal dari dua Kecamatan Cisoka dan Kecamatan Solear.
Bahkan, kata Munarom, para pengendara roda dua pada pukul 05.00 WIB
hampir tidak bisa melewati jalan tersebut lantaran licinnya badan
jalan ditambah dengan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
“Disini kan kalau malam gelap, jadi subuh tadi itu para pengendara
yang melintas pada pelan-pelan bawa motornya, sekitar 10 KM/jam. Ada
juga yang jatuh bangun karena licin banget, bahkan ada mobil juga yang
engga tahu jalannya licin mobil itu ngebut terus ngerem dan
tergelincir. Tetapi tidak apa-apa, tidak menimbulkan korban jiwa,”
katanya.
Dari pantauan awak media dilokasi sekira pukul 13.00 WIB, badan Jalan
Raya Munjul-Tigaraksa sudah dapat dilalui para pengendara yang
melintas dengan lancar, namun terdapat beberapa tanah merah yang masih
berada di badan dan bahu jalan serta terlihat menumpuk.
Sementara itu, salah satu pengendara roda dua Asep, 28, menjelaskan,
dirinya sempat terjatuh dari kendaraan yang ia tunggangi lantaran
licinnya badan jalan. Akibatnya Asep mengalami sejumlah luka ringan
dibeberapa bagian tubuh.
“Tadi pagi saya lewat sini untuk ke Pasar Tigaraksa, saya engga tahu
kalau jalannya licin. Sempat jatuh dan terperosok tadi pagi, tetapi
ditolong beberapa pengendara, yah lumayan lukanya di tangan sama di
kaki. Saya berharap pemerintah bisa membersihkan tanah merah ini
dijalan, karena takutnya malah menimbulkan korban jiwa, karena saya dan
pengendara yang pelan-pelan saja bawa motornya masih terjatuh, apalagi
yang mengebut,” ungkapnya.
Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti menambahkan, Jalan Raya
Munjul-Tigaraksa yang dipenuhi tanah, sudah dapat dibersihkan oleh
beberapa petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kabupaten Tangerang, dengan menyemprot tanah tersebut menuju pinggir
jalan.
“Tanah itu karena dari truk tanah yang beroperasi pada malam hari,
dan hujan jadi licin jalanannya. Iya betul memang ada beberapa
kecelakaan lalu lintas namun tidak menimbulkan korban jiwa, dan saat ini
sudah dibersihkan oleh beberapa petugas BPBD dengan cara disemprot.
Jalanan juga sudah dipergunakan oleh para pengendara seperti biasa,”
pungkasnya






0 comments:
Post a Comment