PANDEGLANG, (KB).- Warga Pandeglang yang tergabung
dalam Ormas Paguyuban Budak Pandeglang (Padakpa), sejak hari pertama
pascatunami Selat Sunda sampai sekarang masih terus menyebar bantuan
logistik ke sejumlah lokasi pengungsian korban bencana.
Selain mendistribusikan logistik, ormas yang peduli tentang
lingkungan dan alam ini juga mengedrop atau menyalurkan bantuan ke
posko-posko pengungsian yang terdampak tsunami mulai dari Carita,
Caringin, Banyuasih, Cigeulis, Saketi, Menes, Panimbang, Labuan ,
Tanjung Lesung dan Sumur.
Pendistribusian bantuan tersebut dibawah koordinator lapangan
tanggap bencana tsunami Padakpa, Husen, Ence Tajudin dan Ratu Hayan.
Sementara penanggung jawab kegiatan kebencanaan Padakpa, Cakra
widiantara dan Deni AF.
Koordinator lapangan tanggap bencana tsunami Padakpa,
Husen mengatakan, sejak hari pertama kejadian tsunami seluruh
anggotanya sudah di sebar ke lokasi bencana. Bahkan, ormas Padakpa ini
yang pertama kali menyentuh bantuan di wilayah pengungsian korban
bencana di Sumur.
“Tidak saja membantu logsitik, kami juga mengerahkan kemampuan untuk
membantu evakuasi korban bencana. Di lapangan, kami terus berkoordinasi
dengan tim penanganan bencana lainya seperti Tagana dan Basarnas. Hingga
saat ini anggota kami masih berada di sejumlah lokasi terdampak bencana
untuk membantu korban di daerah pengungsian yang belum tersentuh,” kata
Koordinator donasi dan pengiriman bantuan Padakpa Husen kepada Kabar
Banten, Rabu (2/1/2019).
Menurut dia, sejumlah bantuan yang diberikan kepada korban tidak saja berbentuk makanan, namun juga pakaian layak pakai.
“Iya, sebetulnya kalau kita berada di lokasi bencana, namanya pakaian
layak pakai masih sangat dibutuhkan para pengungsi. Tentunya pakaian
itu sesuai dengan kebutuhan korban seperti baju anak-anak, selimut,
pempers dan pakaian lain yang sesuai dengan kebutuhan korban,” ujarnya.
Ia menuturkan, aksi kepedulian membantu korban bencana menjadi bagian
dari program Padakpa. Sebab, ormas ini bersifat netral dan lebih
mengutamakan membantu kemanusiaan. Selain itu, ormas ini juga konsen
terhadap lingkungan dan konservasi alam. Menurutnya, Padakpa mempunyai
posko di Saruni, Tangerang dan Jakarta.
Termasuk posko Aju bencana di Cikedal, Kecamatan Cikedal,
Pandeglang. “Iya, para anggota masih disiagakan dan belum dicabut dari
siaga membantu korban bencana. Kita terus membuka penggalangan donasi
dan logistik untuk didistribusikan ke sejumlah lokasi pengungsian
bencana,” ujarnya.








0 comments:
Post a Comment