SERANG – Jika berkunjung ke Serang, jangan lupa
mencicipi ketan bintul. Menu makanan ini hanya ada saat bulan Ramadan.
Warga Banten menjadikan ketan bintul sebagai salah satu menu berbuka
puasa favorit.
Karena itu ketan bintul merupakan salah satu menu makanan yang sudah
kesohor di kalangan masyarakat. Makanan ini rasanya lezat dan membuat
perut cepat kenyang. Tak mengherankan bila makanan ini sangat diminati.
“Alhamdulillah selalu padat pembeli kalau masyarakat lagi ngabuburit
di bulan puasa,” ujar Surwanto, penjual ketan bintul di Pasar Lama, Kota
Serang, Jumat (17/5/2019).
Ia mengaku, setiap hari selama bulan Ramadan penjualan ketan bintul
bisa mencapai 15 sampai 20 tetampah, 1 tetampah berisi 35 bungkus.
Sedangkan untuk daging sapi dan kerbau, biasanya menghabiskan kurang
lebih hingga 35 kilogram per hari.
“Satu porsi berisi 12 potong ketan bintul dan satu bungkus rendang sapi yang dijual dengan harga Rp 15 ribu,” ujarnya.
Ketan bintul terbuat dari ketan putih yang ditanak dengan santan dan
pandan. Ketan itu kemudian ditumbuk halus. Biasanya, ketan bintul
disajikan dengan ditaburi srundeng (parutan daging dan kelapa goreng)
serta bawang goreng.
Menurut Surwanto, ketan bintul konon pernah menjadi makanan khas
Sultan Banten saat berbuka puasa. Namun, saat ini makanannya bukan hanya
digemari pelanggan dari Banten, tapi juga dari Tangerang dan Jakarta







0 comments:
Post a Comment