JAKARTA – Rekapitulasi hasil hitung suara tingkat
nasional tertunda. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman
mengatakan penundaan dilakukan karena beberapa provinsi belum siap
melakukan rekapitulasi.
Arief menjelaskan sedianya ada tiga provinsi yang akan melakukan
rekapitulasi tingkat nasional. Namun DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan
masih harus merampungkan rekapitualsi di tingkat provinsi.
“Baru satu yang sudah menyelesaikan rekapnya. Itu Papua Barat. Nah
papua barat dikabarkan baru tiba di Jakarta,” katanya di kantor KPU RI,
Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).
Dia menerangkan KPU Papua Barat masih membutuhkan waktu menyiapkan
semua administrasi agar sebelum melakukan rekapitulasi bersama KPU
pusat.
“Kita putuskan Papua Barat akan direkap besok. Tapi besok akan
dilakukan mulai pagi, karena besok kita jadwalkan ada 4 provinsi yang
akan hadir,” ungkapnya.
Selain Papua Barat, Sabtu (18/5/2019) besok, KPU akan rekapitulasi
hasil hitung suara DKI Jakarta, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.
Lebih lanjut, KPU RI juga menjadwalkan rekapitulasi hasil pemungutan
suara ulang (PSU) via pos di Kuala Lumpur, Malaysia. “Jadi akan
melanjutkan rekap luar negeri yg kemarin tertunda 1 PPLN itu PPLN KL,
itu nanti kita lakukan pada hari Minggu,” imbuhnya.
Diketahui dari hasil rekapitulasi tingkat nasional di 27 provinsi,
pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin masih unggul 14.153.429 suara atas
pesaingnya, pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
Pasangan Jokowi – Ma’ruf tercatat memperoleh 70.324.295 suara atau
setara 55.59 persen dari 126.495.161 suara sah. Sedangkan Prabowo-Sandi
meraup suara 56.170.866 suara atau 44.41 persen.







0 comments:
Post a Comment