![]() |
| Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi Kepala DKPPP setempat Nur Slamet saat bazar Ramadhan. |
TANGERANG – Upaya menekan memangkas biaya produksi
yang berdampak kepada harga pangan yang kerap dikeluhkan masyarakat saat
berbelanja jajaran Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) siap menambah
kehadiran Toko Tani Indonesia (TTI) di seluruh wilayah.
“Kami akan memperbanyak keberadan TTI di tujuh kecamatan Kota Tangsel
untuk menekan harga jual dan produksi sehingga dapat dirasakan
masyarakat banyak, ” kata Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi
Kepala Dinas Pangan Perikanan dan Pertanian (DKPPP), Nur Slamet dalam
bazar Ramadhan di halaman kantor DKPPP , Rabu (15/5).
Menambah TTI di Kota Tangsel untuk mengurangi serta memangkas harga
produk yang mahal karena berbagai faktor antara lain produk tersebut
jalan jalan atau jarak terlalu jauh dari produk hingga ke konsumen.
Yang jelas kehadiran TTI di sejumlah kelurahan untuk memperpendek
jalur birokrasi dari produk tersebut sehingga harganya pun terjangkau,
ujar Airin Rachmi Diany yang menambahkan tinggal menunggu kajian
kebutuhan dan berapa yang bisa diserap oleh pasar TTI center seperti
beras, telor dan lainnya.
Sementara itu, Nur Slamet, Kepala DKPPP setempat, menambahkan
keberadaan TTI center sendiri di Kota Tangsel sudah mencapai 51 unit di
kecamatan dan kelurahan yang diharapkan kehadirannya dapat membuat harga
lebih murah sepertin telor, beras dan lainnya.
Pihak DKPPP Kota Tangsel sendiri sudah melakukan penjajakan dan
kerjama dengan daerah sumber produksi beras yaitu Mauk dan Pandeglang,
bawang di Brebes dan Cirebon, telor ke Blitar dan Palembanh serta sayur
mayur ke Pangalengan, katabya.







0 comments:
Post a Comment