![]() |
JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima kunjungan dari Federal Bureau of Investigation (FBI). Dalam kujungan ini hadir David Bowdich, Deputi Director of FBI, bersama delapan delegasi dari FBI lainnya.
"Kunjungan ini merupakan perpanjangan kerja sama antara KPK dan FBI
yang telah terjalin sejak 2008," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah
saat dikonfirmasi, Jumat (5/7/2019).
Febri mengatakan, kunjungan dari FBI diterima
langsung oleh tiga komisioner KPK Agus Rahardjo, Alexander Marwata, dan
Laode Muhamad Syarif beserta jajaran struktural.
"Kerja sama antara KPK dan FBI ini terus terjalin karena kedua
lembaga memiliki visi memerangi korupsi secara global dan melaksanakan
kerja sama dalam program-program yang relevan untuk mengatasi korupsi,"
kata dia.
Febri mengatakan, contoh kerja sama yang selama ini dilakukan KPK dan
FBI yakni dalam penanganan kasus e-KTP. Menurut dia, dengan kerja sama
yang terjalin selama ini, KPK sangat terbantu oleh FBI dalam penanganan kasus korupsi yang merugikan negara Rp 2.3 triliun.
"Suksesnya KPK membongkar keterlibatan pejabat tinggi negara dalam
kasus tersebut tidak lepas dari kerja sama yang baik dengan lembaga
antikorupsi Amerika tersebut," kata Febri.
Menurut Febri, kerja sama dalam penanganan kasus e-KTP dengan FBI
tidak hanya membantu penyelesaian kasus, namun juga menjadi pembelajaran
bagi KPK dalam menangani kasus lintas negara yang lebih kompleks dan
menantang.
"KPK berharap hubungan baik antara kedua lembaga dapat terus terjalin
dengan baik dan kerja sama dapat terus dilanjutkan di masa mendatang,"
kata Febri
FBI
juga memberikan penghargaan kepada Kepolisian Republik Indonesia
(Polri) atas kerjasama dalam investigasi meringkus kejahatan
internasional.
"FBI mengapresiasi kerja sama luar biasa dalam hal investigasi bersama. Kontribusi Polri sangat tak ternilai dan Polri berhak menerima penghormatan FBI kepada semua anggota yang terlibat dalam menyukseskan misi ini," tulis piagam penghargaan FBI kepada 35 anggota Polri, Jumat (5/7/2019).
Menanggapi pencapaian Polri di mata internasional, Kabareskrim Komjen Pol Idham Azis mengatakan, Polri harus menjalin kerja sama dengan rekan-rekan dari negara lain, seperti yang dilakukan bersama FBI.
"Saya sangat bangga dengan pencapaian ini, jadi izinikan saya dalam kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih kami kepada Wakil Direktur FBI, yang menyampaikan penghargaan kepada personel Polri," kata Idham.
Penghargaan ini diberikan karena kerjasama apik antara Polri dan FBI dalam menangani kasus Equanimity dan Wise Honest.
Komjen Idham berharap ke depan, Polri dapat memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan FBI dan berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam menangani kasus-kasus kejahatan.
"FBI mengapresiasi kerja sama luar biasa dalam hal investigasi bersama. Kontribusi Polri sangat tak ternilai dan Polri berhak menerima penghormatan FBI kepada semua anggota yang terlibat dalam menyukseskan misi ini," tulis piagam penghargaan FBI kepada 35 anggota Polri, Jumat (5/7/2019).
Menanggapi pencapaian Polri di mata internasional, Kabareskrim Komjen Pol Idham Azis mengatakan, Polri harus menjalin kerja sama dengan rekan-rekan dari negara lain, seperti yang dilakukan bersama FBI.
"Saya sangat bangga dengan pencapaian ini, jadi izinikan saya dalam kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih kami kepada Wakil Direktur FBI, yang menyampaikan penghargaan kepada personel Polri," kata Idham.
Penghargaan ini diberikan karena kerjasama apik antara Polri dan FBI dalam menangani kasus Equanimity dan Wise Honest.
Komjen Idham berharap ke depan, Polri dapat memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan FBI dan berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam menangani kasus-kasus kejahatan.







0 comments:
Post a Comment