< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Setelah Ciwandan, Giliran Ratusan Jiwa dan KK di Cibeber Terdampak Banjir

Monday, 12 January 2026 | Monday, January 12, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-12T09:50:11Z

 

Proses evakuasi warga Cibeber yang terdampak banjir Cilegon. (Istimewa)

KOTA CILEGON  KONTAK BANTEN  Bencana banjir kembali merendam sebagian wilayah di Kota Cilegon. Jika sebelumnya banjir besar melanda kecamatan Ciwandan pada Minggu (11/1/2026) kemarin, kini giliran Kecamatan Cibeber.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi hampir merata di seluruh wilayah Kota Cilegon kemarin siang itu membuat Lingkungan Sambirata dan Perumahan Cilegon Indah (PCI) Blok D, Kecamatan Cibeber terendam banjir.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir di Lingkungan Sambirata ketinggiannya bahkan hingga sedada orang dewasa. Hal itu cukup mengkhawatirkan dan membuat panik warga setempat.

“Banjir di Sambirata, Cibeber kemarin itu karena luapan kali kemudian ada juga tanggul yang jebol dan drainase juga sempit,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Suhendi kepada BantenNews.co.id, Senin (12/1/2026).

Berdasarkan data yang diterima, kata Suhendi banjir yang merendam 2 lingkungan di Kecamatan Cibeber itu menyebabkab ratusan Kepala Keluarga (KK) dan jiwa terdampak.

“Banjir di Sambirata sama PCI Blok D itu yah terdampak sekitar 293 KK dan 800 jiwa. Di Sambirata ada yang ngungsi di madrasah, masjid, musala, rumah-rumah yang aman,” ucapnya.

Selain di Cibeber, banjir juga turut merendam 2 kecamatan lainnya, yakni Jombang dan Ciwandan. Meski tak separah sebelumnya, namun genangan air itu sangat menyengsarakan masyarakat.

“Jombang itu di Kranggot karena luapan kali Nyi Kambang. Kalau Ciwandan biasa di depan Koramil itu karena drainasenya kurang berfungsi,” ujar Suhendi.

Menyadari banjir di Cilegon ini tak kunjung berkesudahan dan hampir selalu terjadi saat hujan deras mengguyur, Suhendi mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk penanganannya.

“Penanganannya sudah dipetakan oleh Dinas PUPR, tinggal pelaksanaannya saja. Mungkin ada pelebaran, pendalaman, normalisasi sungai, perbaikan dan peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT), karena setiap wilayah beda-beda,” tutupnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update